Sri Mulyani Heran Masih Banyak Masyarakat Takut Bikin Kartu Wajib Pajak

Minggu, 30 September 2018 - 05:13 WIB
Sri Mulyani Heran Masih...
Sri Mulyani Heran Masih Banyak Masyarakat Takut Bikin Kartu Wajib Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merasa heran mengenai masyarakat Indonesia yang takut ditagih mengenai pembayaran pajak. Ia mengaku, masih menemukan masyarakat yang masih gemetar saat ditanyai mengenai pembuatan kartu wajib pajak atau melaporkan pajak pribadi.

"Membayar pajak itu saat ini ada 40 juta orang, tapi ada saja yang dengar pajak masih takut dan gemetar karena ngajarin cara membayar pajak itu enggak gampang," ujar Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu di Jakarta, Sabtu (29/9).

Lebih lanjut, Ia mencontohkan di Amerika Serikat banyak sekali konsultan pajak di setiap jalan. Hal itu membuat masyarakat disana tidak takut untuk membayar pajak ataupun melaporkan pajaknya secara online. "Kalau untuk saya bilang pressure dan enggak nakuti orang. Pas saya ke Amerika, saya lihat banyak sekali konsultasi pajak jadi mereka tahu pajak," jelasnya.

Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, realisasi penerimaan perpajakan hingga akhir Agustus 2018 mencapai Rp907,5 triliun. Realisasi ini tumbuh 16,5% dibanding periode sama tahun lalu atau mencapai 56,1% dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2018 yang sebesar Rp1.618,09 triliun.

Berdasarkan data Kemenkeu, penerimaan perpajakan secara rinci adalah Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas mencapai Rp437,4 trilun atau tumbuh 15,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp307,6 triliun atau naik 15,1% dibanding periode sama tahun lalu.

Adapun realisasi cukai hingga akhir Agustus 2018 sebesar Rp78,6 triliun atau tumbuh 14,9% dari realisasi periode yang sama tahun lalu. Bea masuk mencapai Rp25,1 triliun atau tumbuh 14,7%. Bea keluar sebesar Rp4,4 triliun atau tumbuh 14,2%.

Sedangkan, realisasi PPh migas sebesar Rp42,0 triliun atau tumbuh 19,2% dari periode yang sama tahun lalu. Penerimaan pajak tahun 2018 terus meningkat dibandingkan tahun 2017. Hingga September ini, penerimaan pajak telah tumbuh 16,5%. Tahun lalu, penerimaan pajak tumbuh 9,5%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
8 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
9 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
10 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
11 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
11 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
12 jam yang lalu
Infografis
Sri Mulyani Copot Jabatan...
Sri Mulyani Copot Jabatan Rafael Alun dari Ditjen Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved