IHSG Menanjak Naik 31,230 Poin di Awal Sesi, Bursa China Ambruk

Senin, 08 Oktober 2018 - 09:18 WIB
IHSG Menanjak Naik 31,230...
IHSG Menanjak Naik 31,230 Poin di Awal Sesi, Bursa China Ambruk
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (8/10/2018) dibuka menanjak naik ketika kebanyakan bursa Asia memerah. Pagi ini, IHSG meningkat 31,230 poin atau setara 0,545% ke level 5.763,16.

Posisi tersebut terlihat lebih baik dibandingkan penutupan Jumat, kemarin yang terpaku di 5.731,93. Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).

Hingga pukul 09.09 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 1,93% jadi Rp43.500 per unit. Adapun harga saham BBCA naik 0,65% ke Rp23.200, HMSP naik 0,80% jadi Rp3.770, BMRI naik 0,40% ke Rp6.300, dan BBRI naik 0,67% jadi Rp3.000 per unit.

Di sisi lain, pasar saham Asia secara luas terlihat mengalami penurunan setelah Bank Sentral China memangkas persyaratan cadangan perbankan selama akhir pekan. Pada daratan China, indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,62% dalam aksi perdagangan awal.

Pasar saham China mulai kembali diperdagangkan pertama kalinya sejak liburan Golden Week berakhir. Terpantau komposit Shanghai turun 2,57% di awal sesi sementara komposit Shenzhen turut menurun sekitar 2,54%.

Dalam catatan pagi, Mizuho Bank mengatakan keputusan bank sentral "meningkatkan kapasitas bank untuk membiayai investasi infrastruktur, membantu mendukung pertumbuhan. Bahkan ketika sektor yang berorientasi ekspor terpukul oleh tarif baru bea impor yang diterapkan AS.

Pasar Australia mencoba pemulihan, meskipun sebagian besar masih lebih rendah hingga membuat ASX 200 diperdagangkan turun 1,01% pada pagi hari, dengan mayoritas sektor cenderung lebih rendah. Sektor keuangan menjadi beban terberat usai diperdagangkan lebih rendah mencapai 1,05%.

Saham perbankan Australia dan Banking Group (ANZ) turun 2,4% serta Commonwealth Bank of Australia lebih rendah 0,69%. Pergerakan saham ANZ muncul setelah mengumumkan bahwa laba tunai tahun 2018 secara penuh akan "dipengaruhi oleh biaya tambahan untuk kompensasi pelanggan, mempercepat amortisasi perangkat lunak.

Di Korea Selatan, indeks Kospi diperdagangkan 0,21% lebih rendah pagi ini, sementara industri kelas berat Samsung Electronics mencetak kenaikan 0,56%. Saham Lotte naik 2,32% menyusul berita bahwa Ketua Lotte Group Shin Dong-bin dibebaskan dari penjara Jumat lalu setelah pengadilan menangguhkan hukuman penjara. Sedangkan Pasar Jepang ditutup karena libur umum.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
3 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
3 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
3 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
4 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
4 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved