Apa yang Membuat Pertamina Tak Siap Jika Harga Premium Naik?

Rabu, 10 Oktober 2018 - 22:29 WIB
Apa yang Membuat Pertamina...
Apa yang Membuat Pertamina Tak Siap Jika Harga Premium Naik?
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk membatalkan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar. Keputusan pembatalan tersebut berselang satu jam pasca Menteri ESDM Ignasius Jonan mengumumkan harga premium dinaikkan.

Pemerintah beralasan, batalnya kenaikan harga BBM berkadar research octane number (RON) 88 tersebut karena menunggu kesiapan dari PT Pertamina (Persero), selaku badan usaha yang mendistribusikan BBM bersubsidi. Padahal, Pertamina sudah sejak lama menginginkan harga premium naik mengingat harga minyak dunia yang terus merangkak naik.

Lantas, apa yang membuat BUMN sektor minyak dan gas (migas) tersebut tidak siap dengan kenaikan harga premium tersebut?

Saat dikonfirmasi SINDOnews, Vice President and Corporate Communication Pertamina Adiatma Sarjito mengungkapkan, kenaikan harga premium masih perlu kajian yang mendalam. Karena itu, harganya saat ini belum bisa dinaikkan.

"Perlu kajian detil dan juga sedang pembahasan dengan pemegang saham (kenaikan harga premium)," ucap Adiatma melalui pesan singkatnya kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebelumnya diumumkan bakal naik menjadi Rp7.000/liter untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) dan di luar Jamali menjadi Rp6.900 per liter dibatalkan. Hal ini menyusul arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kenaikan harga BBM Premium dibahas ulang.

"Sesuai arahan Presiden rencana kenaikan harga premium di Jamali menjadi Rp7.000/liter dan di luar Jamali menjadi Rp6.900, secepatnya pukul 18.00 WIB hari ini, agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, Rabu (10/10/2018).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penurunan Harga BBM...
Penurunan Harga BBM Masih Terganjal Formula Kementerian ESDM
Tok, Pertamina dan Kementerian...
Tok, Pertamina dan Kementerian ESDM Sepakat Harga BBM Tak Turun
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Harga Pertalite Bisa...
Harga Pertalite Bisa Saja Turun, Kementerian ESDM Ungkap Syaratnya
Penurunan Harga BBM...
Penurunan Harga BBM Masih Terganjal Formula ESDM
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
43 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
45 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved