Gedung Baru FEB UGM sebagai Learning Center

Kamis, 11 Oktober 2018 - 07:58 WIB
Gedung Baru FEB UGM...
Gedung Baru FEB UGM sebagai Learning Center
A A A
GEDUNG Pusat Pembelajaran FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mulai dibangun pada awal 2017 kini sudah beroperasi.

Pembangunan gedung ramah lingkungan dengan anggaran sekitar Rp48 miliar ini akan menjadi pusat pengembangan inovasi, kreativitas, dan pembelajaran kolaboratif. Gedung ini memiliki basement yang digunakan sebagai tempat parkir, water treatment facility, dan loading dock.

Gedung ini memiliki laboratorium komputer, coaching room, dan IT support office. Kemudian, di lantai enam terdapat ruang kelas kolaboratif (collaborative class ) dan ruang-ruang kuliah.

Sementara di lantai tujuh terdapat Co Working Space yang dapat digunakan mahasiswa. Ruangan ini di desain sangat modern. Sesuai dengan kebutuha n generasi milenial.

Gedung ini juga didesain dengan konsep green building atau bangunan ramah lingkungan dan hemat energi. Jadi, ketika ruangan sepi atau tidak ada aktivitas manusia, alat-alat elektronik seperti lampu dan air conditioner (AC) akan mengurangi dayanya secara otomatis.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir dalam sambutan peresmiannya dikutip dari laman Keluarga Alumni UGM (Kagama) mengatakan, gedung Pusat Pembelajaran FEB UGM jangan hanya dijadikan gedung, melainkan juga dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa.

Nasir menambahkan, kualitas pendidikan tinggi perlu ditingkatkan dengan sistem pengelolaan korporasi. Sementara Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) diharapkan menjadi partner strategis pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan. “Saya ajak semua, Kagama selaku institusi dan alumni selaku individu untuk menjadi partner pemerintah yang strategis dalam membangun bangsa kita,” kata Otto.

Dia mengatakan, menjadi partner bagi pemerintah ini merupakan salah satu poin dalam hymne Universitas Gadjah Mada, yakni berbakti pada Nusa Pertiwi. Untuk itu, katanya, alumni Gadjah Mada tidak boleh menjadi menara gading atau tak peduli dengan kondisi sosial masyarakat.

Sebaliknya, Otto mengajak alumni UGM untuk berbakti kepada masyarakat dalam bidang apa pun. “Gadjah Mada tidak boleh jadi menara gading. Gadjah Mada ada di mana-mana,” katanya.

Lebih jauh, Otto mengajak alumni UGM untuk menjunjung persatuan. Dikatakan, Gadjah Mada dikenal sebagai universitas yang memiliki wawasan kebangsaan. “Kita tidak pernah terkotak-kotak. Apa pun yang terjadi, persatuan harus dijunjung tinggi,” katanya.

Otto Hasibuan mengaku UGM merasa bangga dan terhormat lantaran terdapat salah satu alumninya yang menjadi presiden. Menurut dia, tidak semua universitas memiliki kesempatan tersebut.

“Untuk itu, kita doakan supaya Pak Joko Widodo sehat, bisa berhasil pimpin bangsa ini dengan baik, demi kejayaan bangsa kita,” harapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
12 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved