Penerbangan Komersil ke Karimunjawa Dukung Program Pariwisata

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 18:33 WIB
Penerbangan Komersil...
Penerbangan Komersil ke Karimunjawa Dukung Program Pariwisata
A A A
JAKARTA - Ditjen Perhubungan Udara mendorong maskapai untuk terbangi rute-rute menuju ke tempat wisata dan menggantikan penerbangan perintis ataupun penerbangan carter. Hal ini diungkapkan Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni dalam sambutannya ketika meresmikan penerbangan perdana Wings Air rute Semarang-Karimunjawa PP.

"Kami melakukan evaluasi pada rute-rute penerbangan perintis yang ada, dan bila pertumbuhan penumpangnya meningkat, kami dorong agar maskapai dapat menerbangi rute tersebut. Untuk itu saya sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh Wings Air yang mulai hari ini menerbangi rute Semarang-Karimunjawa. Semoga penerbangan ini akan terus eksis dan semakin berkembang seiring dengan bertumbuhnya angka kunjungan wisatawan yang datang ke Karimunjawa,” ungkap Kristi.

Jadwal penerbangan Semarang-Karimunjawa satu kali per hari dengan menggunakan pesawat jenis ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Sebelumnya, untuk ke Karimunjawa dilayani oleh penerbangan perintis rute Surabaya-Karimunjawa PP dan penerbangan carter Semarang-Karimunjawa dengan menggunakan pesawat Twin Otter berkapasitas 13 kursi.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru Karimunjawa, Dodi Dharma Cahyadi mengungkapkan bahwa sesuai dengan Masterplan, Ditjen Perhubungan Udara akan meningkatkan kapasitas Bandara Dewadaru untuk mengantisipasi kenaikan traffic dan jumlah penumpang karena adanya penerbangan komersial ini.

"Saat ini Bandara Dewadaru memiliki landasan pacu 1.200 m X 30 m, appron 4.550 m2 dan RESA 2x 60m x 90m, terminal penumpang seluas 120 m2 dan lapangan parkir kendaraan seluas 600 m2,” ungkap Dodi.

Taman Nasional Kepulauan Karimunjawa mempunyai potensi besar dengan wisata alamnya. Karimunjawa memiliki keindahan alam bawah laut yang sangat indah dengan terumbu karang, ikan laut dan ikan karang beraneka warna. Selain itu Karimunjawa juga memiliki hutan pantai dan hutan mangrove dengan berbagai jenis tanaman antara lain ketapang, cemara laut, jati pasir, setigi, waru laut dan bakau hitam serta tanaman Dewadaru (Crystocalyx Macrophyla) atau ada juga yang menyebutnya dengan nama Nagasari yang dijadikan nama Bandara di Karimunjawa.

Menurut Asdep Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Rahman Hidayat, Karimunjawa merupakan destinasi wisata nasional unggulan yang ke depannya akan dikembangkan Pemerintah.

"Karimunjawa akan diintegrasikan dengan Borobudur sebagai bagian dari 10 Bali Baru dan akan dikembangkan sebagai destinasi premium. Untuk itu diperlukan jaringan infrastruktur transportasi dan konektivitas lanjutan sisi darat dan laut. Kami berharap koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata tetap terus terjaga dengan baik untuk mendukung pencapaian target pariwisata nasional," pungkas Rahman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Orang-orang Jadi Takut...
Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat
Penumpang Domestik Anjlok...
Penumpang Domestik Anjlok 90%, Kembalikan Kepercayaan Terbang Lagi Jadi Concern
Kinerja BBKFP Tembus...
Kinerja BBKFP Tembus Target, 2020 Perluas Pasar dan Launching Wisata Terbang
Bandara Halim Bakal...
Bandara Halim Bakal Dipugar, Operasional Penerbangan Akan Dialihkan ke Bandara Ini
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Diizinkan 100% Secara Berkala
Total Ada 6 Maspakai...
Total Ada 6 Maspakai Gagal Mendarat di Pontianak
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved