Tak Ingin Jadi Cemoohan Dunia Jadi Alasan Darmin Moratorium Sawit

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 15:11 WIB
Tak Ingin Jadi Cemoohan...
Tak Ingin Jadi Cemoohan Dunia Jadi Alasan Darmin Moratorium Sawit
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku, tidak ingin menjadi bulan-bulanan cemoohan dunia terkait persoalan industri kelapa sawit. Lantaran hal itu, pemerintah melakukan moratorium sawit untuk melakukan pembenahan dan perbaikan.

Lebih lanjut Menko Darmin menekankan, tujuan moratorium yakni untuk membenahi seluruh perkebunan yang ada di Indonesia agar memenuhi standar dunia sebagai perkebunan yang sustainable. Jika tidak, menurutnya Indonesia justru akan menjadi cemoohan masyarakat dunia karena dianggap menebang hutan untuk menanam sawit.

"Kalau nggak, ya kita jadi bulan-bulanan terus saja dibilang oh tidak jelas Indonesia malah nebang hutan untuk nanam sawit. Padahal, tidak demikian keadaannya. Itu urusan nebang hutannya mungkin sudah 20 tahun lalu pada waktu HPH dilaksanakan. Sekarang dia ditanami malah. Makanya orang bilang, oh nebang hutan untuk tanam kelapa sawit. Jadi, semuanya itu kita mau dudukkan termasuk standarnya," tutur Darmin di Jakarta, Kamis (19/10/2018).

Sebelumnya Ia menerangkan, pemerintah memiliki waktu tiga tahun untuk membenahi berbagai persoalan tersebut. Termasuk mengenai perkebunan sawit yang masuk dalam kawasan hutan.

"Termasuk juga hal lain misalnya perkebunan rakyat yang belum terdaftar sama sekali. Perkebunan menengah besar juga ada lho, terutama menengah ada yang tidak terdaftar dengan baik. Nah itu kita akan tata semua sehingga mereka terdaftar dan perizinannya beres," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja Tetap Solid...
Kinerja Tetap Solid Saat Pandemi, Industri Kelapa Sawit Topang Perekonomian
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, 2,8 Juta Hektar Kebun Sawit Rakyat Perlu Diremajakan
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
SPKS Dukung Pembentukan...
SPKS Dukung Pembentukan Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit
Program SMILE Bantu...
Program SMILE Bantu Petani Swadaya Raih Sertifikat RSPO
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
56 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved