Ini Penyebab Pinjam Meminjam Online Berkembang Pesat

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:24 WIB
Ini Penyebab Pinjam...
Ini Penyebab Pinjam Meminjam Online Berkembang Pesat
A A A
BOGOR - Layanan keuangan financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending atau pinjam-meminjam online berkembang pesat di Indonesia. Hal itu bukan tanpa sebab.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hendrikus Passagi, mengatakan berkembangnya pinjam-meminjam online di Indonesia disebabkan tingginya kebutuhan pembiayaan di dalam negeri.

Dia mengatakan, data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyatakan jumlah UMKM di Indonesia mencapai 50 juta di tahun 2016. Artinya, butuh pembiayaan besar untuk para pengusaha tersebut.

"Tingkat pembiayaan dalam negeri masih sangat besar," kata dia dalam acara Pelatihan dan Gathering Media di Bogor, Sabtu (20/10/2018).

Layanan pinjam meminjam online juga menjadi solusi keterbatasan pembiayaan yang selama ini terpusat di Pulau Jawa. Dengan segala kemampuannya, dia menuturkan, pinjam meminjam online mampu mengantarkan pembiayaan ke wilayah-wilayah pelosok di daerah.

"Penilitian kami tahun 2016 itu, 70% pendanaan di Indonesia terkosentrasi di Pulau Jawa. Fintech P2P dengan segala teknologi yang ada mengelilingkan dana ke pelosok-pelosok," jelasnya.

Dia menambahkan, adanya P2P menyalurkan dana para pemilik dana (lender) dari kota ke pencari pinjaman (borrower) ke daerah-daerah dengan cepat.

"Jadi dengan fintech, kantong-kantong surplus mengalir ke daerah dengan cepat," kata dia.

Apalagi, syarat menjadi peminjam sangat mudah, yakni terpenting adalah warga negara Indonesia. Untuk pemberi pinjaman lebih fleksibel karena orang luar negeri juga bisa meminjamkan uangnya.

"Siapapun bisa menjadi borrower sepanjang dia menjadi warga negara Indonesia, atau perusahaan yang berdomisili wilayah Indonesia. Siapakah lendernya, siapapun bisa jadi lender, jadi orang Amerika bisa ikut meminjamkan uang ke Indonesia dalam bentuk rupiah untuk dipinjam ke daerah," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK: Pinjaman Melalui...
OJK: Pinjaman Melalui Fintech Lending Syariah Tembus Rp509 Miliar
Tingkatkan Akses Keuangan...
Tingkatkan Akses Keuangan Bagi UMKM, AFPI Gelar Fintech Lending Days-Makassar
Jangan Mudah Tergiur,...
Jangan Mudah Tergiur, Kenali Tanda-tanda Fintech Lending Ilegal
Pelan tapi Pasti, Pelaku...
Pelan tapi Pasti, Pelaku Fintech Lending Resmi Bertambah Lagi
Mengupas Tantangan Industri...
Mengupas Tantangan Industri Keuangan Non Bank, OJK: Transformasi On Track
Sebentar Lagi, Fintech...
Sebentar Lagi, Fintech Lending Syariah Tak Bisa Sembarang Beroperasi
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
3 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
3 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
4 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
4 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved