Dolar AS Ambil Untung Atas Brexit, Rupiah Mutung ke Rp15.212
Selasa, 23 Oktober 2018 - 11:01 WIB
Dolar AS Ambil Untung Atas Brexit, Rupiah Mutung ke Rp15.212
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus melemah pada perdagangan Selasa (23/10). Data Bloomberg mencatat rupiah pukul 10.40 WIB, tergerus 25 poin atau 0,17% ke level Rp15.212 per USD.
Sebelumnya awal perdagangan, rupiah di pasar spot dibuka melemah 9 poin atau 0,06% ke level Rp15.196 per USD, berbanding penutupan Senin di angka Rp15.187 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat, rupiah pagi ini juga melemah di angka Rp15.213 per USD alias terdepresiasi 33 poin atau 0,22% dibanding sehari lalu di Rp15.180 per USD.
Bank Indonesia mencatat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Selasa ini sebesar Rp15.208 per USD, melemah 16 poin dari posisi kemarin Rp15.192 per USD.
Pergerakan rupiah pada hari ini menanti Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, dimana otoritas akan memberi arah soal suku bunga. Namun pasar memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% seperti sekarang.
Adapun dolar AS mengambil untung dari ketidakpastian negosiasi Brexit. Meski Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan sebagian besar kesepakatan keluar dari Uni Eropa telah disetujui namum ada ganjalan mengenai perbatasan Irlandia dengan Uni Eropa. Sehingga dolar AS mengambil cuan atas statusnya sebagai safe haven asset.
Melansir dari Reuters, Selasa (23), indeks USD melawan enam mata uang utama naik ke level 96,02. Poundsterling Inggris diperdagangkan mendatar di USD1,2965 dan euro melemah menjadi USD1,1460. Yen melemah melawan dolar AS menjadi 112,71 dan dolar Australia kehilangan 0,18% melawan greenback menjadi 0,7065.
Sebelumnya awal perdagangan, rupiah di pasar spot dibuka melemah 9 poin atau 0,06% ke level Rp15.196 per USD, berbanding penutupan Senin di angka Rp15.187 per USD.
Data Yahoo Finance mencatat, rupiah pagi ini juga melemah di angka Rp15.213 per USD alias terdepresiasi 33 poin atau 0,22% dibanding sehari lalu di Rp15.180 per USD.
Bank Indonesia mencatat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Selasa ini sebesar Rp15.208 per USD, melemah 16 poin dari posisi kemarin Rp15.192 per USD.
Pergerakan rupiah pada hari ini menanti Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, dimana otoritas akan memberi arah soal suku bunga. Namun pasar memperkirakan BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% seperti sekarang.
Adapun dolar AS mengambil untung dari ketidakpastian negosiasi Brexit. Meski Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan sebagian besar kesepakatan keluar dari Uni Eropa telah disetujui namum ada ganjalan mengenai perbatasan Irlandia dengan Uni Eropa. Sehingga dolar AS mengambil cuan atas statusnya sebagai safe haven asset.
Melansir dari Reuters, Selasa (23), indeks USD melawan enam mata uang utama naik ke level 96,02. Poundsterling Inggris diperdagangkan mendatar di USD1,2965 dan euro melemah menjadi USD1,1460. Yen melemah melawan dolar AS menjadi 112,71 dan dolar Australia kehilangan 0,18% melawan greenback menjadi 0,7065.
(ven)