Kemenperin Terus Dorong Tumbuhnya Wirausaha Muda Kreatif

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:01 WIB
Kemenperin Terus Dorong...
Kemenperin Terus Dorong Tumbuhnya Wirausaha Muda Kreatif
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong lahirnya para wirausaha muda di sektor industri kreatif yang diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Upaya ini juga untuk mengambil peluang dari momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia pada 2030.

"Pada tahun 2030 nanti, Indonesia diprediksi mengalami masa bonus demografi, yakni penduduk usia produktif mencapai 64% dari total jumlah penduduk sebesar 297 juta jiwa. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan pengusaha-pengusaha muda yang juga siap menghadapi era revolusi industri 4.0," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Industri kreatif di Indonesia mencatatkan kontribusi yang terus meningkat terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2015, sektor ini menyumbang sebesar Rp852 triliun, sedangkan pada 2016 mencapai Rp923 triliun, dan bertambah menjadi Rp990 triliun di 2017. Tahun 2018 diproyeksi tembus hingga Rp1.000 triliun.

Tercatat ada tiga subsektor yang memberikan sumbangsih besar terhadap ekonomi kreatif, yakni industri kuliner sebesar 41,69%, disusul industri fashion sebesar 18,15% dan industri kriya sebesar 15,70%. Dalam upaya pengembangan industri kreatif nasional, Kemenperin memiliki tugas untuk fokus membina subsektor kriya, fesyen, film, animasi dan video, serta aplikasi dan pengembangan permainan

Dalam rangka menyiapkan pengusaha muda di bidang ekonomi kreatif, Direktorat Jenderal IKM melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) melaksanakan program Creative Business Incubator (CBI). Kali ini, program difokuskan pada pemberian pelatihan dan bimbingan untuk wirausaha muda sektor industri kriya dan fashion.

Gati menjelaskan, dalam pelaksanaan CBI tahun 2018, Ditjen IKM Kemenperin menggandeng Business Venturing and Development Institute (BVDI) Prasetya Mulya. Proses rekrutmen dilaksanakan secara terbuka melalui media sosial dan program Creative Talk dengan mengundang pelaku industri kreatif seperti Brodo, Duanyam, Antea Tigra, Ni Luh Djelantik, Angel Investor Network Indonesia (ANGIN) dan perwakilan dari BVDI Prasetya Mulya.

"Pelaku usaha kreatif yang mendaftar program ini sebanyak 425 orang, kemudian dilakukan seleksi untuk mendapatkan 49 orang yang memasuki tahap wawancara baik secara offline ataupun online dan kemudian dipilih sebanyak 26 pengusaha muda terbaik yang mengikuti program ini," paparnya.

Sebanyak 26 pelaku IKM kreatif pemula yang mengikuti program ini, berasal dari wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Mereka akan mendapat materi mengenai pengembangan bisnis.

"Tahapan ini cukup krusial mengingat banyak pelaku usaha kreatif pemula yang sudah mampu menjalankan usahanya namun masih mengalami kendala ketika akan meningkatkan kapasitas usahanya," imbuhnya.

Program ini akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni dilakukan melalui sesi camp di Jakarta mulai tanggal 21 Oktober sampai 15 Desember 2018 dan program pendampingan (coaching) yang bakal digelar pada tahun 2019 selama satu tahun.

Menurut Gati, langkah strategis ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan akademisi dalam perencanaan dan pelaksanaan programnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Lahirkan Wirausaha Industri...
Lahirkan Wirausaha Industri Baru Lewat Inkubator Bisnis
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Mau Naik Kelas di Industri...
Mau Naik Kelas di Industri Kreatif, Pantau Ajang Kemenperin Ini
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
10 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
34 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
43 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
1 jam yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
1 jam yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
2 jam yang lalu
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved