Empat Tahun Jokowi-JK, Ekonom Nilai Masih Banyak PR

Rabu, 24 Oktober 2018 - 01:15 WIB
Empat Tahun Jokowi-JK,...
Empat Tahun Jokowi-JK, Ekonom Nilai Masih Banyak PR
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang telah memasuki periode empat tahun, menurut ekonom masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Meski perekonomian Indonesia dinilai menunjukkan perbaikan, namun masih ada beberapa sektor yang harus diperbaiki.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menerangkan, salah satu pekerjaan rumah yang harus dibenahi yakni meningkatkan sektor industri yang masih terkendala. Sebab, sektor industri menopang kualitas pertumbuhan ekonomi nasional.

"PR-nya soal industrialisasi yang mandek karena sharenya sekarang di bawah 20% dari PDB. Kita terlalu cepat loncat ke jasa dan mempengaruhi kualitas pertumbuhan," ujar Ekonom Indef Bhima Yudhistira saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (23/10).

Tak hanya berhenti sampai disini, terang dia mengingatkan bahwa pemerintah masih harus mengurangi tingkat kemiskinan. Salah satunya meningkatkan dana desa untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan industri.

"Kemudian soal angka kemiskinan yang turun lebih didorong faktor bansos, bukan kegiatan yang produktif. Buktinya angka ketimpangan di desa naik. Harusnya optimalisasi dana desa bisa ditingkatkan. Sedangkan soal infrastruktur harus lebih banyak kerja sama dengan kontraktor lokal, tenaga kerja lokal dan bahan baku dalam negeri," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Setahun Jokowi-Ma’ruf,...
Setahun Jokowi-Ma’ruf, Hilirisasi Industri Diklaim Semakin Optimal
Penerapan Ekonomi Sirkular...
Penerapan Ekonomi Sirkular Beri Banyak Keuntungan Sektor Industri
Sambangi Agus Gumiwang,...
Sambangi Agus Gumiwang, Anindya Bakrie Sebut Siap Majukan Ekonomi Industri RI
Tujuh Tahun Pemerintahan...
Tujuh Tahun Pemerintahan Jokowi, Ribuan Industri Besar Tumbuh di Luar Jawa
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
8 Persoalan Ini Bikin...
8 Persoalan Ini Bikin Pelaku Industri Puyeng Selama Pandemi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved