Yen Pukul Dolar AS, Rupiah Pulih ke Rp15.196

Kamis, 25 Oktober 2018 - 11:05 WIB
Yen Pukul Dolar AS,...
Yen Pukul Dolar AS, Rupiah Pulih ke Rp15.196
A A A
JAKARTA - Kejatuhan bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) kembali memukul dolar AS. Hal ini berimbas baik terhadap nilai tukar rupiah, dimana indeks Bloomberg pada Kamis (25/10/2018) mencatat rupiah memulih 1 poin atau 0,01% ke level Rp15.196 per USD, setelah kemarin ditutup di Rp15.197.

Awal perdagangan, mata uang NKRI di pasar spot dibuka melemah 13 poin atau 0,09% ke level Rp15.210 per USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan hal serupa, dimana rupiah terpantau stagnan di Rp15.195 per USD sama dengan penutupan kemarin. Sebelumnya, di awal perdagangan, rupiah terdepresiasi 5 poin ke Rp15.200 per USD.

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari ini berada di Rp15.210 per USD. Rupiah melemah 0,11% dibandingkan perdagangan Rabu sebelumnya di Rp15.193 per USD.

Dolar AS nelangsa pada akhir Oktober ini, karena kegelisahan seputar laba perusahaan AS, kekhawatiran tekanan suku bunga yang telah membuat Wall Street diperdagangkan suram selama sepekan terakhir. Ditambah dengan yield (imbal hasil) obligasi AS yang mendingin menjadi 3,1%.

Sentimen risiko global atas apa yang terjadi di AS dan Eropa membuat investor melirik yen Jepang sebagai salah satu mata uang safe haven. Melansir dari Reuters, Kamis (25/10), indeks USD terhadap enam mata uang utama turun menjadi 96,35, setelah memperoleh kenaikan 0,5% di sesi Rabu lalu imbas kekhawatiran laju pertumbuhan ekonomi di Eropa.

Kondisi diatas membuat yen Jepang naik 0,35% menjadi 111,87 yen per USD. Poundsterling Inggris diperdagangkan sedikit lebih tinggi terhadap dolar AS menjadi USD1,2891. Dan euro menguat 0,16% menjadi USD1,1409.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved