Pengamat Nilai Mustahil Korupsi Impor Pangan di Era Mentan Amran

Kamis, 25 Oktober 2018 - 13:41 WIB
Pengamat Nilai Mustahil...
Pengamat Nilai Mustahil Korupsi Impor Pangan di Era Mentan Amran
A A A
JAKARTA - Tindak pidana korupsi impor pangan dinilai amat sulit dilakukan di era kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat ini. Ada beberapa indikator yang dianggap mustahil melakukan korupsi impor pangan oleh Kementerian Pertanian.

Pendapat tersebut dikemukakan pengamat sosial politik dari Digipol Strategic Indonesia, Nur Fahmi BP, menanggapi kabar baru-baru ini mengenai laporan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli ke KPK yang menduga ada korupsi dari impor pangan. Kendati begitu, Rizal Ramli enggan menyebutkan apa bentuk dugaan korupsi yang dilakukan serta siapa saja oknum yang dituduhkannya melakukan korupsi impor pangan.

Menyoal itu, Nur Fahmi mengatakan, adalah hak hukum seseorang melaporkan dugaan adanya korupsi ke lembaga penegak hukum selama berdasarka data maupun bukti kuat. "Tapi rasanya saya meyakini kalau ada dugaan korupsi impor pangan saat ini agak sulit dilakukan. Begini, Amran Sulaiman itu orang yang dikenal punya track record tak main-main dengan korupsi," ujar Nur Fahmi.

Ia menyebutkan, telah banyak jajaran di Kementerian Pertanian yang menjadi "korban" Amran Sulaiman akibat bersentuhan dengan korupsi. Bahkan, langsung dipecat walaupun status hukumnya baru tersangka. "Justru beritanya kan Amran Sulaiman yang sering dilaporkan bekas anak buahnya karena main pecat sebab korupsi. Amran dituduh sewenang-wenang padahal status hukum mereka masih diperiksa polisi," ucap Nur Fahmi.

Hal lainnya, menurutnya soal integritas personal Amran Sulaiman yang cakap serta mampu mengikuti keinginan Presiden Joko Widodo bahwa kabinetnya mengutamakan hasil kerja lalu terhindar korupsi. "Kan sudah banyak kalangan yang mengatakan, dari akademisi, pakar, praktisi, legislator dan lainnya bahwa Kementerian Pertanian adalah lembaga yang sampai saat ini masih jadi andalan Presiden menyangkut capaian kerja. Saya menganggap mustahil Amran mau merusak kepercayaan Presiden," ujar Nur Fahmi.

Bentuk integritas lainnya yang disoroti dari pribadi Amran Sulaiman adalah kebijakannya melibatkan KPK pada kinerja kementeriannya. Sehingga KPK leluasa mengawasi perilaku kinerja jajaran di Kementerian KPK. Nur Fahmi mengungkapkan, kebijakan melibatkan KPK, bahkan memberikan tempat khusus berkantor di Kementerian Pertanian, patut jadi rujukan lembaga pemerintahan lainnya sehingga tetap bersih dari korupsi.

Oleh sebab itu, Nur Fahmi beranggapan, dengan secara langsungnya KPK bisa leluasa memantau kerja Kementerian Pertanian, akan amat sulit rasanya ada oknum yang coba melakukan korupsi impor pangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hadapi Krisis Pangan,...
Hadapi Krisis Pangan, NKV: Tema Hari Pangan Sedunia Jangan Jadi Jargon Semata
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Jaga Ketersediaan Pangan,...
Jaga Ketersediaan Pangan, Penyuluh dan Petani Bantaeng Lakukan Percepatan Tanam
Kepala BPPSDM Kementan...
Kepala BPPSDM Kementan Ajak Jaga Ketahanan Pangan dengan Percepatan Tanam
Pastikan Pangan Tetap...
Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
56 menit yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved