Dolar AS Melambung, EBTKE Sumbang Pendapatan Negara Rp1,1 Triliun

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 19:51 WIB
Dolar AS Melambung,...
Dolar AS Melambung, EBTKE Sumbang Pendapatan Negara Rp1,1 Triliun
A A A
JAKARTA - Sektor Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) merealisasikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,1 triliun hingga kuartal III tahun 2018. Raihan tersebut melampaui target Badan Anggaran DPR RI yang hanya sebesar Rp700 miliar.

Direktur Jenderal (Dirjen) EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, realisasi tersebut sudah sebesar 163% dari target di Banggar, namun diperkirakan masih bisa bertambah karena belum tutup tahun. "Tingginya PNBP salah satunya karena kurs (dolar Amerika Serikat/USD) lebih tinggi," ujarnya di Jakarta, Jumat (26/10/2018).(Baca Juga: ESDM Kejar Target Realisasi Investasi Energi Baru Terbarukan USD2 M )
Melambungnya USD berperan besar karena mayoritas pembayaran PNBP menggunakan mata uang asing. Sedangkan sumber penerimaan lain berasal dari iuran tetap eksplorasi, iuran tetap eksploitasi serta iuran produksi panas bumi.

Sementara itu, Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari menambahkan, penundaan aktivitas pengeboran sumur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu juga menjadi peran lain dari tingginya PNBP yang diterima. Terang dia PNBP di proyek tersebut masih memakai rezim yang lama yakni setoran PNBP ditetapkan sebesar 34% dari rencana modal investasi perusahaan.

Namun, pengembang tidak lakukan belanja atau investasi maka nominal PNBP secara otomatis akan naik. "Sedangkan, kalau mundur sedikit akan berpengaruh. Dia enggak belanja artinya setoran bagian pemerintah jadi banyak yang diterima," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Genjot...
Kementerian ESDM Genjot Capaian Energi Baru Terbarukan
Potensi Air Papua Dibidik...
Potensi Air Papua Dibidik Australia, Kementerian ESDM Godok Konsep REBID
India Agresif Kembangkan...
India Agresif Kembangkan Energi Baru Terbarukan, Bagaimana Indonesia?
Kementerian ESDM Peragakan...
Kementerian ESDM Peragakan Jurus Tekan Energi Fosil
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit EBT Tambah 217 MW di Semester I 2021
Mengejar Realisasi Energi...
Mengejar Realisasi Energi Baru dan Terbarukan
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
20 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved