Pembangunan Meikarta Dorong Ketersediaan Hunian Menengah Kebawah

Kamis, 01 November 2018 - 04:29 WIB
Pembangunan Meikarta...
Pembangunan Meikarta Dorong Ketersediaan Hunian Menengah Kebawah
A A A
JAKARTA - Pembangunan proyek properti Meikarta dapat menguntungkan pemerintah karena mendorong ketersediaan hunian untuk masyarakat menegah kebawah. Pengamat Properti Anton sitorus meminta, agar pembangunan proyek Meikarta jangan dilihat permasalahan negatifnya saja.

Menurutnya, ada banyak sisi positif dari proyek tersebut. Seperti menjadi salah satu solusi dari kebutuhan pemerintah menghadapi kekurangan suplai perumahan untuk masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

"Ini untuk membantu program pemerintah, terutama Kebutuhan hunian di kota besar seperti Jakarta dan wilayah Jabodetabek pada umumnya," kata Anton saat dihubungi media di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dia menjelaskan, saat ini tidak banyak pengembang yang mau membangun superblok dengan hunian terjangkau. Dia melihat Group Lippo hanya salah satu diantara pengembang yang berani mengambil risiko tersebut. Padahal selama ini pasar hunian tersebut hanya menyasar kelas atas.

"Kita tahu Lippo punya mitra di proyek tersebut dengan Cina. Tapi coba lihat di luar negeri yang dibangun mereka mana ada yg menyasar mass market? Kebanyakan kelas atas (contoh Forest City di Johor Baru). Artinya dengan menyasar mass market yang harganya terjangkau," paparnya.

Dengan kata lain sambungnya, pemerintah juga diuntungkan karena membantu penyediaan hunian di segmen yang seharusnya ditangani pemerintah.

Meikarta adalah kawasan yang hadir oleh inisiatif Lippo Group sebagai kota metropolitan mandiri yang akan membantu pemerintah dalam menyediakan pemukiman dengan kualitas di atas rata-rata dengan harga yang terjangkau

Saat ini pasar properti menghadapi kekurangan suplai untuk masyarakat, terutama di kota besar seperti Jakarta dan wilayah Jabodetabek pada umumnya. Data resmi menyebutkan kekurangan perumahan (backlog) mencapai 7,6 juta unit, dimana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan backlog bisa turun ke angka 5,4 juta pada tahun 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meikarta Raih Dua Penghargaan...
Meikarta Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Lippo Group Jadi Primadona
Punya Magnet Pemikat,...
Punya Magnet Pemikat, Meikarta Pasarkan Produk Inovatif SOHO New York
Penghuni Meikarta Bangga...
Penghuni Meikarta Bangga Kotanya Meraih 2 Penghargaan Indonesia Property Awards
Komitmen Meikarta, Terus...
Komitmen Meikarta, Terus Tumbuh Jadi Ruang Hidup Aman, Aktif, dan Inklusif
Kisruh Meikarta, Pengamat:...
Kisruh Meikarta, Pengamat: Harus Ada Keterbukaan dari Pengembang
Distrik 1 Rampung, Meikarta...
Distrik 1 Rampung, Meikarta Mulai Topping Off di Area Distrik 2
Berita Terkini
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
19 menit yang lalu
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
27 menit yang lalu
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
52 menit yang lalu
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
58 menit yang lalu
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
1 jam yang lalu
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved