Dukung Perhutanan Sosial, BNI Salurkan KUR ke Lebih 2.000 Petani

Minggu, 11 November 2018 - 19:27 WIB
Dukung Perhutanan Sosial,...
Dukung Perhutanan Sosial, BNI Salurkan KUR ke Lebih 2.000 Petani
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung Program Perhutanan Sosial yang kini dikembangkan di wilayah Jawa Barat (Jabar). Dukungan BNI berupa penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani penggarap lahan hutan di Jabar, khususnya di Kabupaten Garut, Cianjur, dan Indramayu.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto mengatakan pihaknya mendukung Program Perhutanan Sosial, sebagai inovasi dalam meningkatkan kesejahteraan petani penggarap lahan hutan. Perseroan mencatat di tiga kabupaten yang dikembangkan, terdapat 2.313 penerima SK Perhutanan Sosial, baik SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) maupun SK Pengakuan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULINKK).

"Sebagai penerima SK, para petani menjadi jelas statusnya, yaitu menjadi petani yang layak mendapatkan akses permodalan yang murah dari perbankan," ujar Catur dalam keterangan tertulis, (11/11/2018).

Dia mengatakan BNI telah menyalurkan KUR untuk penggarap lahan hutan di Jabar senilai Rp470 juta. Sementara yang dalam masih diproses mencapai angka Rp5,5 miliar. Ditargetkan total penyaluran KUR dapat mencapai 220 petani penggarap lahan penerima SK.

Sejak tahun 2017 perseroan juga sudah mendukung Perhutanan Sosial di Jawa Timur. Tercatat sampai dengan akhir Oktober 2018 penyaluran KUR di Perhutanan Sosial mencapai Rp16,7 miliar. Kredit tersebut disalurkan kepada 3.066 penerima SK Perhutanan Sosial yang diserahkan oleh presiden sebelumnya di Probolinggo, Madiun dan Tuban.

Sedangkan untuk membantu peningkatan kualitas pertanian di lahan garapan, BNI juga menyalurkan bantuan CSR yang diberikan kepada penerima SK Perhutanan Sosial BNI di Jawa Barat. Bantuan diberikan berupa peralatan budi daya tambak bandeng dan sarana produksi perkebunan kopi antara lain 10 unit pompa air, 12 unit Jaring, enam unit mesin potong rumput, tiga unit gergaji mesin.

Dari hasil penyaluran KUR di Jawa Timur, beberapa lokasi binaan telah menunjukkan keberhasilan dari program ini. Salah satunya LMDH Wono Lestari di Lumajang, penerima SK di tempat tersebut berhasil mengembangkan potensi bisnis di daerahnya seperti susu sapi, pisang, madu, getah damar dan akan dikembangkan untuk pengolahan susu menjadi produk bernilai tinggi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Dorong Pertumbuhan...
BNI Dorong Pertumbuhan KUR
Nasabah Kredit Usaha...
Nasabah Kredit Usaha Rakyat BNI Tembus Pasar Turki
Ngutang KUR Kini Bisa...
Ngutang KUR Kini Bisa di BNI Syariah Lho, Bunga Flat 6% Setahun
CEO Finastra: Pengelolaan...
CEO Finastra: Pengelolaan UMKM Indonesia Sudah Sangat Tepat
Bantu Pelaku Usaha Mikro,...
Bantu Pelaku Usaha Mikro, BNI Salurkan KUR Rp3,6 Triliun di Kuartal I-2023
Pertajam Penyaluran...
Pertajam Penyaluran KUR, BNI Andalkan Klusterisasi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
5 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
6 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved