Kemendag Fokus Selesaikan Sejumlah Perjanjian Dagang Bilateral

Selasa, 13 November 2018 - 17:04 WIB
Kemendag Fokus Selesaikan...
Kemendag Fokus Selesaikan Sejumlah Perjanjian Dagang Bilateral
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan untuk menyelesaikan sejumlah perjanjian perdagangan yang sifatnya bilateral di sisa tahun ini. Salah satunya adalah kerja sama bilateral dengan Pakistan.

"Iya, lebih fokus pada bilateral, contohnya dengan Pakistan. Kan dia sudah buat perjanjian dengan Malaysia sehingga tarif CPO-nya lebih rendah. Kita memang sedang fokus itu dan ini memang ingin segera kita selesaikan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Sementara, Karyanto mengatakan, perjanjian dagang yang sifatnya multilateral seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) atau perjanjian di level ASEAN seperti ASEAN-Korea FTA atau ASEAN-Australia-New Zealand FTA butuh waktu yang lebih lama.

Kesepakatan yang bersifat multilateral menurutnya memang harus melalui proses kajian yang lebih lama dan lintas kementerian/lembaga, baik menuju penandatanganan maupun dengan DPR untuk ratifikasi.

"Jadi membutuhkan waktu lama agar bisa mendapatkan kesepatakan kerja sama yang saling menguntungkan. Kan ada beberapa perjanjian yang K/L tertentu enggak setuju dan sebagainya. Kita kan cuma negosiator. Tujuannya melindungi kepentingan nasional, jadi jangan tergopoh-gopoh juga," tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini para menteri ekonomi ASEAN telah menyepakati Perjanjian Pengembangan Niaga Elektronik (ASEAN Agreement on E-Commerce). Selain itu, para menteri ekonomi ASEAN juga tengah membahas integrasi ekonomi melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan ASEAN menyelesaikan beberapa Perjanjian perubahan pada masa Keketuaan Singapura tahun ini, diantaranya di bidang Perdagangan Barang bulan Agustus lalu, Perdagangan Jasa dan ASEAN Trade in Services Agreement/ATISA, yang akan ditandatangani bulan Maret 2019. Selain itu, The Fourth Protocol to Amend the ASEAN Comprehensive Investment Agreement/ACIA yang juga akan ditandatangani bulan Maret 2019.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
11 Perjanjian Dagang...
11 Perjanjian Dagang On Going, 4 di Antaranya Target Rampung 2021
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Mendorong Peningkatan...
Mendorong Peningkatan Perdagangan Indonesia dan Nigeria
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
19 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
39 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
50 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Berikut 5 Makanan Khas...
Berikut 5 Makanan Khas Idul Fitri di Sejumlah Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved