Penerapan B20 Belum Mampu Tekan Impor Migas, Sri Mulyani Janji Benahi

Kamis, 15 November 2018 - 21:16 WIB
Penerapan B20 Belum...
Penerapan B20 Belum Mampu Tekan Impor Migas, Sri Mulyani Janji Benahi
A A A
JAKARTA - Perluasan penerapan kewajiban pencampuran biodiesel B20 belum mampu menekan laju impor migas (minyak dan gas bumi) yang masih menjadi penyebab defisit neraca perdagangan pada Oktober 2018. Terkait tingginya impor migas, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berjanji bakal membenahi kebijakan B20.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengumumkan total nilai impor periode Oktober 2018 mencapai sebesar USD17,62 miliar. Apabila dibandingkan September 2018, realisasi impor naik tajam 20,60%. Sedangkan bila dibanding periode Oktober 2017, maka realisasi impor Oktober 2018 mengalami kenaikan 23,66%.

“Tentu pelaksanaan B20 belum menunjukkan adanya penurunan volume dan devisa serta BUMN lainnya. Ini akan kita perbaiki,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Aula Djuanda Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (15/11/2018).

(Baca Juga: Sri Mulyani Catat Penerimaan Negara Tumbuh 20% di Oktober 2018 )

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara menerangkan, penggunaan B20 menjadi harapan lantaran impor migas tercatat masih tinggi. Pemerintah terus berupaya mengurangi ketergantungan energi fosil melalui kebijakan B20.

"Kita harapkan B20 itu bisa dipatuhi dan bisa menekan impor solar kita. Dengan impor yang masih naik, tentu kita berharap sepanjang tahun ada moderasi dari impor dari berbagai policy yang dikeluarkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada B30, RI Bisa Tekan...
Ada B30, RI Bisa Tekan Defisit Neraca Dagang dan Impor Solar
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
9 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
9 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
9 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
10 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
11 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
11 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved