Produktivitas Tenaga Kerja dan PDB Sektor Pertanian Meningkat

Minggu, 18 November 2018 - 16:01 WIB
Produktivitas Tenaga...
Produktivitas Tenaga Kerja dan PDB Sektor Pertanian Meningkat
A A A
JAKARTA - Berdasarkan data BPS, pada periode 2015-2017, produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian dan PDB sektor pertanian mengalami peningkatan yang menggembirakan. Pada produktivitas tenaga kerja sektor pertanian, peningkatan dari sisi ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan di sektor pertanian.

Produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian merupakan rasio antara PDB Sektor Pertanian berdasarkan harga konstan dengan jumlah tenaga kerja yang terlibat pada sektor pertanian.

Dari sisi jumlah tenaga kerja yang terlibat pada sektor pertanian, pada tahun 2015 ada sebanyak 36,31 juta orang yang bekerja pada sektor pertanian. Sementara pada tahun 2016 sebanyak 35,37. Dan, pada tahun 2017 sebanyak 35,16 juta orang.

Di sisi lain, PDB Sektor Pertanian berdasarkan harga konstan pada tahun 2015 sebesar Rp790,12 trilun. Pada tahun 2016 meningkat menjadi Rp813,58 triliun. Peningkatan kembali terjadi pada 2017 menjadi sebesar Rp840,88 triliun.

Melihat data PDB Sektor Pertanian berdasarkan harga konstan dan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian tersebut, terlihat selama periode 2015-2017 produktivitas tenaga kerja sektor pertanian terus meningkat.

Pada tahun 2017 produktivitas tenaga kerja sektor pertanian mengalami peningkatan sebesar 9,91% terhadap tahun 2015. Dimana, dari Rp21,76 juta per orang meningkat menjadi Rp23,92 juta per orang pada tahun 2017.

Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri, membaiknya produktivitas tenaga kerja ini mengindikasikan setiap tenaga kerja yang terlibat pada sektor pertanian mampu menghasilkan output atau nilai tambah yang semakin besar.

Kuntoro menambahkan, peningkatan produktivitas tenaga kerja yang terlibat di sektor pertanian tidak terlepas dari upaya yang terus- menerus dilakukan Kementerian Pertanian melalui program-program terobosannya.

"Program-program yang selalu mendorong petani untuk menerapkan inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi, seperti penggunaan benih varietas unggul baru, perbaikan manajemen pemupukan dan pengairan, termasuk juga mendorong penggunaan alat mesin pertanian (alsintan)," tuturnya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Minggu (18/11/2018).

Sementara itu, dalam empat tahun terakhir PDB Sektor Pertanian juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2013, nilai PDB sektor pertanian Rp994,8 triliun. Pada tahun 2017 meningkat menjadi Rp1.344,7 triliun atau naik sebesar Rp350 triliun atau 35,17%. Bahkan selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB Sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp906,1 triliun.

Untuk tahun 2018, sampai triwulan III/2018, PDB Sektor Pertanian juga mengalami peningkatan dibandingkan triwulan tahun sebelumnya. Dibandingkan triwulan III/2017 lalu, pada triwulan III/2018, PDB sektor pertanian tumbuh 5,3%, dari Rp 375,8 triliun menjadi Rp395,7 triliun.

Kuntoro menyatakan, semua PDB menurut komoditas juga tumbuh positif. Bahkan PDB tanaman hortikultura pertumbuhannya luar biasa, mencapai 13,8%. "Demikian juga dengan PDB perternakan yang tumbuh sekitar 10,2%," ucapnya.

Secara akumulatif sampai triwulan III/2018, PDB komoditas hortikultura yang mengalami pertumbuhan tertinggi yakni sebesar11,6%, kemudian disusul peternakan sebesar 9,1%.

"Meningkatnya PDB sektor pertanian tersebut tidak terlepas dari keberhasilan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi pertanian secara signifikan," terang Kuntoro Boga.

Kuntoro menggarisbawahi bahwa keberhasilan program-program terobosan Kementan khususnya dalam meningkatkan produksi komoditas hortikultura dan perternakan, hasilnya telah terlihat nyata dari meningkatnya PDB kedua komoditas tersebut secara signifikan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
11 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
12 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved