Mendag Optimistis Tembus Pasar Aljazair dan Nontradisional Lainnya

Jum'at, 23 November 2018 - 21:01 WIB
Mendag Optimistis Tembus...
Mendag Optimistis Tembus Pasar Aljazair dan Nontradisional Lainnya
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita optimistis Indonesia mampu menembus pasar Aljazair dan pasar nontradisional lainnya. Hal ini dikatakan Mendag saat mengetahui produk-produk Indonesia sangat diminati pada gelaran one on one business matching dalam rangkaian Forum Bisnis Indonesia-Aljazair di Aljir.

Sejumlah produk seperti furnitur dan produk dekorasi rumah, mi instan, minyak kelapa sawit, ban mobil, serta perhiasan berhasil membukukan transaksi perdagangan sebesar USD 11 juta atau sekitar Rp166 miliar pada kegiatan business matching. Produk-produk tersebut ditawarkan oleh 13 perusahaan Indonesia kepada sekitar 250 pengusaha yang datang, yaitu dari Aljazair, Yordania, Prancis, Tunisia, Turki, Senegal, dan Pantai Gading.

"Saya optimistis bahwa kita dapat meningkatkan perdagangan bilateral dengan cara yang signifikan jika kita bisa melakukan lebih baik untuk memfasilitasi keterlibatan positif dan berkelanjutan antara pejabat dan pebisnis dari dua negara bersaudara ini,” ujar Enggartiasto Lukita dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Melalui forum bisnis, Enggar mengajak pelaku bisnis dari Aljazair untuk menjalin kerja sama dan meningkatkan perdagangan dengan pebisnis Indonesia. Menurut Enggar, Afrika akan terus menjadi salah satu prioritas Indonesia untuk bekerja sama dan berkolaborasi yang lebih erat.

"Pemerintah Indonesia mengharapkan dukungan kuat dari kalangan pebisnis agar dapat meningkatkan hubungan perdagangan bilateral dan investasi ke tingkat yang lebih tinggi," lanjut Enggar.

Sebagai pasar nontradisional, lokasi Aljazair secara geostrategis merupakan target pasar potensial bagi produk Indonesia sebagai jalan memasuki pasar yang lebih besar di samping pasar Afrika.

"Aljazair berada di persimpangan tiga belahan dunia, yaitu Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Ini merupakan salah satu dari banyak alasan untuk membawa delegasi bisnis ke Aljazair. Kami ingin bermitra dengan Aljazair untuk memanfaatkan lokasi geostrategis negara ini," jelasnya.

Enggar mengungkapkan bahwa pada Oktober lalu, Kemendag baru saja melaksanakan pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia, di mana terdapat 34 pembeli (buyers) Aljazair yang datang dan melakukan transaksi sebesar USD9,5 juta.

"Produk yang paling banyak diminati pembeli dari Aljazair di antaranya minyak kelapa sawit mentah, kopi, furnitur, kosmetik, dan rempah-rempah," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
JETRO Jakarta dan Kementerian...
JETRO Jakarta dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Business Matching Perusahaan Jepang–Indonesia
Perlindungan Konsumen...
Perlindungan Konsumen dalam Tren Belanja Daring
Akui Ingin Impor Beras,...
Akui Ingin Impor Beras, Mendag Lutfi: Hati Saya Ngilu
Pacu Ekspor Biomassa...
Pacu Ekspor Biomassa ke Jepang, Kemendag Gelar Business Matching Virtual
Kemendag Temukan 14...
Kemendag Temukan 14 Juta Meteran Listrik Kedaluwarsa
Kemendag Dorong UMKM...
Kemendag Dorong UMKM Lokal Lewat 100 Lisensi Merek
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved