Perundingan IE-CEPA Rampung, Akses Indonesia ke Eropa Makin Luas

Minggu, 25 November 2018 - 16:30 WIB
Perundingan IE-CEPA...
Perundingan IE-CEPA Rampung, Akses Indonesia ke Eropa Makin Luas
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menandatangani pernyataan bersama (Joint Statement) diselesaikannya perundingan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia-European Free Trade Association/EFTA (IE-CEPA). Penandatanganan tersebut dilakukan Mendag Enggar bersama empat menteri negara EFTA yang terdiri dari Swiss, Liechtenstein, Islandia, dan Norwegia.

Penandatanganan ini menandai diselesaikannya perundingan antara Indonesia dengan negara-negara EFTA melalui skema IE-CEPA.

"Kelima negara sangat berbahagia dan bersyukur akhirnya perundingan IE-CEPA yang telah memakan waktu tujuh tahun ini diselesaikan. Penyelesaian ini merupakan tonggak sejarah bagi hubungan Indonesia dengan keempat negara EFTA," ujar Mendag dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Mendag menyatakan bahwa langkah selanjutnya adalah melakukan legal scrubbing dan penerjemahan sehingga secara teknis dan legal IE-CEPA siap ditandatangani. IE-CEPA djadwalkan akan ditandatangani di Jakarta pada Desember 2018.

"Indonesia dan EFTA memang berkomitmen menyelesaikan perundingan pada tahun ini. Oleh sebab itu para perunding bekerja secara intensif menyelesaikan isu-isu yang masih tersisa dan akhirnya perundingan berhasil diselesaikan pada 1 November 2018 di Bali," kata dia.

Dengan IE-CEPA, akses pasar barang antara Indonesia dan EFTA akan semakin luas, termasuk jasa dan investasi serta kerja sama ekonomi dan pengembangan kapasitas. Pada perdagangan barang, Indonesia akan memperoleh peningkatan akses pasar ke EFTA, antara lain produk-produk perikanan, industri (tekstil, furnitur, sepeda, elektronik, dan ban mobil), serta pertanian (termasuk kopi dan kelapa sawit).

Pada perdagangan jasa, akses pasar bagi para pekerja Indonesia (Intra Corporate Trainee, Trainee, Contract Service Supplier, Independent Professional, serta Young Professional) ke EFTA akan lebih terbuka. Contohnya, sektor jasa yang akan memperoleh keuntungan antara lain jasa profesi, telekomunikasi, keuangan, transportasi, dan pendidikan.

Indonesia juga akan memperoleh peningkatan investasi dari negara anggota EFTA pada sektor energi dan pertambangan, permesinan, pertanian, infrastruktur sektor perikanan, kehutanan, industri kimia, dan lain sebagainya.

Selain itu, itu, Indonesia akan mendapatkan kerja sama dan capacity building, misalnya dalam sektor perikanan dan aquamarine, promosi ekspor, pariwisata, UMKM, HKI, kakao, sustainability, maintenance, repair and overhaul (MRO), pendidikan vokasional, dan lainnya.

"EFTA merupakan kelompok dagang di kawasan Eropa yang belum kita jajaki dan kembangkan potensi pasarnya. Dengan diselesaikannya IE-CEPA, diharapkan pemanfaatan pangsa pasar yang ada di masing-masing negara dapat dioptimalkan serta pintu masuk ke pasar Uni Eropa," ujar Mendag.

Diharapkan, perjanjian ini bisa menciptakan landasan untuk mengejar ketertinggalan dari negara ASEAN lainnya, khususnya Filipina dan Singapura, yang telah menyelesaikan perjanjian perdagangan dengan EFTA.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengesahan RUU IE–CEPA...
Pengesahan RUU IE–CEPA Dorong Kampanye Positif Sawit RI di Eropa
Kemenperin Pastikan...
Kemenperin Pastikan Sawit Nasional dapat Bersaing di Pasar Eropa
Mendag Zulkifli Hasan:...
Mendag Zulkifli Hasan: Perundingan Dagang RI–Peru Perlu Dipercepat
Referendum: Publik Swiss...
Referendum: Publik Swiss Dukung Perjanjian Indonesia EFTA CEPA, Airlangga: Potensi Ekspor Meningkat!
Ratifikasi IEFTA CEPA,...
Ratifikasi IEFTA CEPA, Tingkatkan Penetrasi Produk Indonesia Ke Pasar Eropa
Ketum Kadin Anindya...
Ketum Kadin Anindya Bakrie: IEU-CEPA Akan Meningkatkan Akses ke Pasar Rp269.416 Triliun
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
44 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
46 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved