Ultah ke-72, Budi Karya Ingin Damri Menjadi Angkutan Darat Terdepan

Senin, 26 November 2018 - 23:06 WIB
Ultah ke-72, Budi Karya...
Ultah ke-72, Budi Karya Ingin Damri Menjadi Angkutan Darat Terdepan
A A A
JAKARTA - Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia disingkat Damri, memiliki sejarah panjang bersamaan dengan republik ini. Keberadaan banyak membantu mobilitas penumpang dan barang di atas jalan. Dan dalam hari ulang tahunnya ke-72, yang jatuh pada 25 November, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginginkan Perum Damri menjadi perusahaan terdepan dalam transportasi darat di Indonesia.

"Selamat ulang tahun ke 72 Damri. Ini satu perjalanan panjang, sejak kecil kita tau Damri sudah melayani dan sekarang masih eksis. Saya mengapresiasi Damri, karena memberikan suatu layanan di banyak tempat dan di daerah terpencil. Bagi Kemenhub, Damri adalah partner yang penting. Konektivitas darat itu bisa terlaksana hanya bila Damri berperan aktif. Kita ingin Damri memimpin konektivitas darat yang sekarang ini ada," tutur Menhub Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Kompetisi dalam bidang jasa layanan transportasi merupakan kompetisi yang ketat dan cepat, oleh karenanya Budi meminta Perum Damri dapat terus melakukan upaya-upaya sebagai langkah untuk menyongsong persaingan. Dengan fokus bekerja dan memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat, Damri diharapkan mampu memenangkan kompetisi yang ada saat ini.

"Saya ingin mengatakan kompetisi itu begitu ketat, begitu cepat, itu bisa meruntuhkan semua yang pada saat itu memimpin pasar. Oleh karenanya, kita harus menyongsong persaingan itu dan kita harus mengambil suatu langkah-langkah nyata. Fokus pada suatu pekerjaan untuk berkompetisi dan memenangkan kompetisi. Dengan layanan yang terbaik, pasti Damri bisa melakukan kegiatan dengan lebih baik dan bisa memenangkan pertarungan," pungkasnya.

Budi Karya juga berpesan agar kedepannya, Damri dapat melakukan pemetaan pada daerah-daerah di Indonesia yang berpotensi atau membutuhkan layanan transportasi jalur darat. Dengan langkah ini, maka Perum Damri dapat senantiasa melayani masyarakat serta dapat menghasilkan keuntungan yang lebih baik.

"Saya mengharapkan Damri melakukan pemetaan pada daerah-daerah yang memang menghasilkan tingkat keuntungan yang baik. Pada Pulau Jawa, antara Jakarta dengan kota-kota yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, walaupun kompetisi begitu ketat dengan angkutan udara. Tapi saya yakin masih ada kesempatan untuk Damri kalau secara jeli dilakukan pengamatan itu," pesannya.

Harapan agar Damri dapat memimpin konektivitas darat turut didukung Direktur Utama Perum Damri, Setia N. Milatia Moemin. Ia yakin Perum Damri memiliki banyak potensi yang dapat terus digali dan dikembangkan. Saat ini, Damri terus melakukan transformasi tata kelola manajemen untuk menuju ke arah yang lebih baik.

"Tantangan terberat adalah melakukan proses transformasi menuju Damri yang lebih baik, yang selalu siap menghadapi tantangan jaman seperti era digitalisasi. Yang kita tau, proses transformasi ini harus menjadi penguatan dari pencapaian manajemen yang sebelumnya. Kita semua harus yakin Damri masih memiliki banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan. Damri adalah sleeping giant, dan raksasa tidur ini harus kita bangunkan bersama," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Direktorat Jenderal...
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Tegaskan Keselamatan Bersepeda
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bertemu Dubes UEA, Menhub...
Bertemu Dubes UEA, Menhub Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi
Kampanye Angkutan Umum,...
Kampanye Angkutan Umum, Pemerintah Gandeng Operator dan Ahli Transportasi
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved