Sukses Redakan Fluktuasi Rupiah, Jokowi Puji Habis-habisan Gubernur BI

Selasa, 27 November 2018 - 11:59 WIB
Sukses Redakan Fluktuasi...
Sukses Redakan Fluktuasi Rupiah, Jokowi Puji Habis-habisan Gubernur BI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menghadiri acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2018. Dalam acara tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini memuji habis-habisan Gubernur BI Perry Warjiyo yang disebut-sebut telah berhasil meredakan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Dia mengatakan, pertempuran di level dunia sangatlah berat untuk Indonesia. Namun, BI konsisten melakukan intervensi pasar dan menaikkan suku bunga acuannya untuk menjaga stabilitas kurs rupiah.

"Selamat kepada Bapak Gubernur BI dan segenap jajaran BI bahwa di tengah gejolak global yang terus mengguncang kita, BI terus membela kurs rupiah. Kita sadar betul, betapa beratnya pertempuran dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan. Saya tahu BI melakukan intervensi pasar, menaikkan suku bunga guna menstabilkan kurs rupiah terhadap USD. Dan alhamdulillah dalam dua tiga minggu terakhir, rupiah menguat signifikan dan kemarin saya lihat sudah kembali pada kisaran Rp14.500 per USD," katanya di JCC, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Pada 15 November 2018 lalu, sambung Jokowi, Gubernur BI dan jajarannya pun kembali menunjukkan keberaniannya dan memberikan kejutan ke pasar. Hal ini karena pada saat itu, BI kembali memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poins (bps) menjadi 6%.

"Yang saya anggap berani itu bukan besarnya kenaikan, tapi kejutannya itu. Mengapa saya sampaikan seperti itu, karena saya membaca laporan bahwa 31 ekonom yang disurvei Bloomberg, hanya tiga yang punya ekspektasi BI akan menaikkan bunga hari itu. Dan saya lihat pasar kaget dengan kenaikan bunga oleh BI, dan ini disambut positif oleh pasar," imbuh dia.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan ketegasan BI dalam membentengi mata uang Garuda. BI dianggap telah menunjukkan taringnya untuk menjaga stabilitas rupiah.

"Kalau mungkin dalam bahasa keseharian kita, ya bisa saja disebut taringnya BI keluar. Keberanian seperti ini yang kita butuhkan di saat menghadapi kondisi ekonomi dunia yang sekarang ini kita lihat banyak ketidakpastian," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Minta Netizen Hati-Hati...
BI Minta Netizen Hati-Hati Bikin Candaan Uang Redenominasi Gambar Jokowi
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Viral Uang Redenominasi...
Viral Uang Redenominasi Gambar Jokowi, BI: Itu Ulah Anak Iseng
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
4 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
39 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
49 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved