Ekspor Indonesia ke Hong Kong Naik Jadi USD1,9 Miliar

Rabu, 28 November 2018 - 18:52 WIB
Ekspor Indonesia ke...
Ekspor Indonesia ke Hong Kong Naik Jadi USD1,9 Miliar
A A A
JAKARTA - Indonesia merupakan mitra dagang terbesar Hong Kong yang ke 23. Selama tahun 2018 berjalan, perdagangan kedua negara melonjak menjadi USD3,68 miliar.

"Jumlah barang dagang dari Indonesia yang diekspor ke Hong Kong meningkat 3,6% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi USD1,9 miliar pada 2018. Sedangkan total barang dagang yang diimpor dari Hong Kong ke Indonesia mencapai USD1,77 miliar,” kata Hong Kong Trade Developmnet Council Direktur (HKTDC) Indonesia Leung Kwan Ho saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Menurut Leung, hubungan perdagangan bilateral yang kuat antara Hong Kong dan Indonesia untuk berbagai produk dan jasa telah berlangsung selama bertahun-tahun. Untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis antar dua negara, maka HKTDC mempertemukan para ahli bisnis untuk membentuk kemitraan dan mengembangkan bisnis bagi perusahaan.

HKTDC menyelenggarakan lebih dari 30 pameran di Hong Kong setiap tahunnya untuk menyediakan one-stop trading platforms bagi pembeli dan pemasok dari Indonesia dan Hong Kong. "Tujuannya untuk mengembangkan bisnis dan memperkuat perekonomian negara," ujar Leung.

Sebanyak 11 jenis pameran pameran tersebut memiliki pasar terbesar di Asia dan 5 diantaranya merupakan bisnis yang memiliki pasar terbesar di dunia. Lima pameran tersebut adalah Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show cum Hong Kong International Jewellery Show; Hong Kong Gifts & Premium Fair; Hong Kong Watch & Clock Fair; Hong Kong Electronics Fair (Autumn Edition) cum electronic Asua; and Hong Kong International Lighting Fair (Autumn Edition) cum Hong Kong International Outdoor and Tech Light Expo.

Leung menjelaskan, dari 11 pameran dalam 2019, sebanyak tujuh pameran internasional akan diadakan di Hong Kong pada awal tahun 2019. Pameran ini hadir sebagai platform bagi para pedagang dan pemasok dari Indonesia untuk memperluas jangkauan bisnis mereka.

Pameran tersebut terdiri dari HKTDC Hong Kong Toys & Games Fair (7-10 Januari), HKTDC Hong Kong Baby Products Faor (7-10 Januari), Hong Kong International Stationary Fair (7-10 Januari), HKTDC Hong Kong International Licensing Show (7-9 Januari), HKTDC Hong Kong Fashion Week for Fall/Winter (14-17 Januari), HKTDC Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show (26 Februari-2 Maret) dan HKTDC Hong Kong International Jewellery Show (28 Februari-4 Maret).

"Pada tahun 2017 dan 2018, sebanyak 30 pameran yang diselenggarakan oleh HKTDC telah berhasil menarik lebih dari 39.000 peserta dan lebih dari 750.000 pengunjung dari seluruh dunia," ungkap Leung.

Leung berharap, melalui pameran ini dapat menyambut lebih banyak lagi perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi dan mengeksplorasi peluang bisnis mereka. Sekaligus mendukung para pelaku bisnis agar berani memasuki pasar global. "Kami juga mendorong semua pembeli, distributor dan pengecer dari Indonesia untuk datang ke Hong Kong," pungkas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Respon UU Keamanan China,...
Respon UU Keamanan China, Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Hong Kong
Indonesia dan Hong Kong...
Indonesia dan Hong Kong Terus Perkuat Hubungan Bisnis
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
KKP Lepas Ekspor 14.161...
KKP Lepas Ekspor 14.161 Ikan Kerapu ke Pasar Hong Kong
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved