IPO Dua Anak Usaha ADHI Ditunda Hingga Kuartal I/2019

Kamis, 29 November 2018 - 19:03 WIB
IPO Dua Anak Usaha ADHI...
IPO Dua Anak Usaha ADHI Ditunda Hingga Kuartal I/2019
A A A
JAKARTA - Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dua anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yaitu PT Adhi Persada Gedung (APG) dan Adhi Commuter Properti (ACP) ditunda hingga kuartal I/2019. Sebelumnya ADHI menargetkan dua anak usahanya bakal melantai di bursa pada semester II/2018.

Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, alasan perusahaan menunda IPO dua anak usaha karena ketidakpastian pasar. Tahun ini dinilainya terjadi fluktuasi yang besar jika melakukan IPO. "Untuk APG dan ACP harusnya tahun ini, tapi karena kondisi market seperti ini, kita geser ke tahun depan," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Entus menjelaskan, kedua anak usaha tersebut baru akan mendaftarkan pengajuan IPO ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggunakan buku Desember tahun ini. Sehingga, IPO ditargetkan pada Maret tahun depan. "Kemungkinan pakai buku Desember (2018). IPO kuartal I tahun depan atau Maret," katanya.

Sementara, Entus menambahkan, selain pelepasan sebagian saham anak usaha ini, perusahaan mencari alternatif pembiayaan lain. Diantaranya melalui pembiayaan dan sisa penerbitan surat utang sebelumnya. "Dari (kas internal) sendiri, utang-utang. Kita masih punya PUB dari yang lalu Rp2 triliun, itu salah satu alternatif pembiayaan kita nanti tahun depan," pungkasnya.

Sebelumnya, anak usaha Adhi Karya yakni APG rencananya akan melakukan IPO pada semester II/2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham APG yang akan dilepas ke publik melalui skema IPO di kisaran 30%-40% dengan target raihan dana hingga Rp1,5 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tunda IPO, Adhi Commuter...
Tunda IPO, Adhi Commuter Properti Terus Berekspansi
IPO Tahun Depan, Anak...
IPO Tahun Depan, Anak Usaha Adhi Karya Geber Proyek Properti
Perang Dagang China-AS...
Perang Dagang China-AS dan Pandemi Tunda Aksi BUMN Ini Melantai di Bursa
Butuh Rp2,2 Triliun,...
Butuh Rp2,2 Triliun, Anak Usaha Adhi Karya Cari Dana Lewat IPO di Kuartal IV-2021
Adhi Karya Pede Anak...
Adhi Karya Pede Anak Usahanya Bisa Melantai di Bursa Akhir Tahun Ini
PLN Optimalkan Limbah...
PLN Optimalkan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Infrastruktur di Kalsel
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
25 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
36 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
56 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved