Amran: Penyuluh Adalah Pahlawan Pertanian Indonesia

Jum'at, 21 Desember 2018 - 07:23 WIB
Amran: Penyuluh Adalah...
Amran: Penyuluh Adalah Pahlawan Pertanian Indonesia
A A A
BOGOR - Menteri Pertanian Amran Sulaiman memuji Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan tenaga teknis pertanian sebagai pahlawan pertanian Indonesia. Apresiasi ini disampaikan Amran dalam "Temu Koordinasi Nasional Penyuluh dan Tenaga Teknis Pertanian Tahun 2018", di IPB International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/12/2018).

"Ini adalah pahlawan-pahlawan pangan yang hadir di tempat ini. Kondisi ketahanan pangan kita berada di tangan para tenaga penyuluh", ujar Amran di hadapan sedikitnya 1.000 penyuluh dan tenaga teknis pertanian yang hadir.

Amran bercerita pengalamannya saat pernah menjadi PPL, berjuang di lapangan bersama petani di bawah terik matahari, diguyur hujan, mengabdi tanpa pamrih. "Kami tahu perjuangan PPL, kami juga pernah jadi penyuluh. Karena Allah tahu pentingnya PPL, maka ditakdirkan menterinya dari penyuluh", kata Amran.

Amran kemudian berpesan, agar memiliki daya saing dan memberi manfaat lebih luas bagi pembangunan pertanian Indonesia, penyuluh pertanian harus inovatif. Ia berbagi pengalaman, bagaimana temuan-temuannya untuk membasmi hama tanaman pertanian telah memberikan banyak manfaat. Bahkan juga membuatnya mendapatkan banyak apresiasi dan pencapaian.

"Kami dulu ciptakan racun tikus namanya Tiran, anda kenal? Tiran artinya tikus mati diracun Amran. Itu kreasi saya. Jadi PPL harus inovatif. Dulu saya jual enggak laku. Lalu saya berikan gratis juga enggak mau. Begitu sulitnya menyuluh", cerita Amran.

Amran melanjutkan cerita pengalamannya, membasmi ribuan hama babi yang mengganggu tanaman pertanian warga. Ia memulai dengan melalukan riset makanan yang disenangi babi, untuk kemudian dijadikan umpan.

"Saya kasih telur, ndak suka. Saya kasih tikus, ndak mau. Saya kasih kepiting, nah baru dia suka. Saya kasih dulu 3 kali, berikutnya baru kita bawakan kepiting satu truk yang sudah diracun. Saya kondisikan semua warga agar yang punya anjing pemburu semua diikat", lanjut Amran.

Hasilnya, lebih 2.000 ekor babi hama tanaman mati. Karena diumpan bersamaan, maka tidak ada kesempatan hewan babi untuk memberi tahu yang lainnya bahwa mereka sedang diberi umpan racun.

"Dua ribu lebih hama babi mati dengan racun kepiting. Ini membuat saya mendapatkan kenaikan pangkat menabrak ketentuan, 6 kali dalam 4 tahun", kenangnya.

Memberi semangat pada penyuluh, Amran kembali berseru bahwa pencapaian yang diraihnya juga bisa diraih para penyuluh. "Karena saya mampu berdiri di sini, dan saya juga dulu PPL, maka kalian juga bisa. Bisa?", pungkas Amran menyemangati.

Selain menyemangati, Amran juga memberi penghargaan pada para penyuluh. Atas perjuangan yang dilakukan bersama dengan dukungan penyuluh sebagai garda terdepan, pembangunan sektor pertanian meraih sejumlah prestasi yang membanggakan.

"Perjuangan kalian ada hasilnya. Saat jadi Menteri Pertanian di tahun 2014, inflasi pangan 10,57%. Berkat dukungan kalian semua, tahun ini, kita mencapai angka inflasi pangan terbaik 1,26%", jelas Amran.

Ia melanjutkan, dengan jerih payah penyuluh di lapangan, ekspor pangan Indonesia naik 29,7%. Investasi pertanian naik 110%, dengan total nilai Rp270,1 triliun. Begitupula PDB pertanian naik 47,2%, dengan akumulasi kenaikan mencapai Rp1.375,2 triliun.

Sementara Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP)--dua indikator kesejahteraan petani--sepanjang 2014-2018 mengalami kenaikan. NTUP naik 5,39% NTP naik 0,22%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kostratani Dirindukan...
Kostratani Dirindukan Petani Cirebon
Petani Bireun Diajarkan...
Petani Bireun Diajarkan Cara Kelola Keuangan
Petani Bone Terus Menanam...
Petani Bone Terus Menanam saat Pandemi Covid-19
Pengamat Indef: Kebijakan...
Pengamat Indef: Kebijakan Kementan Fokus Bantu Petani Tepat
Amankan Stok Pangan...
Amankan Stok Pangan Lewat Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam
Petani dan Penyuluh...
Petani dan Penyuluh di Manggarai Barat Dibekali Pentingnya Pemupukan Berimbang
Berita Terkini
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
18 menit yang lalu
Langkah Nyata Pegadaian...
Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
25 menit yang lalu
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi bagi Masyarakat, MNC Sekuritas Resmikan Kantor Cabang Bekasi Galaxy
37 menit yang lalu
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
42 menit yang lalu
MNC Sekuritas Berikan...
MNC Sekuritas Berikan Welcome Reward Berupa Special Fee untuk Investor Baru
50 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
1 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved