Tingkatkan Tujuan Ekspor, Indonesia Jalin Kerjasama dengan Ekuador

Sabtu, 22 Desember 2018 - 09:22 WIB
Tingkatkan Tujuan Ekspor,...
Tingkatkan Tujuan Ekspor, Indonesia Jalin Kerjasama dengan Ekuador
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan akses pasar ekspor, khususnya ke pasar Amerika Selatan. Salah satunya dengan memulai forum pertemuan bilateral pertama antara Indonesia dan Ekuador di bidang perdagangan atau Working Group on Trade and Investment (WGTI). Pertemuan tersebut telah diselenggarakan pada 19 Desember 2018 di Quito, Ekuador.

Pada WGTI ini, delegasi Indonesia dipimpin Direktur Perundingan Bilateral Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Ni Made Ayu Marthini. Ia mengatakan pertemuan ini merupakan hal bersejarah, karena yang pertama kali setelah 38 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Ekuador.

"Baru pertama kali kedua negara mengadakan pertemuan WGTI yang merupakan forum komunikasi membahas isu-isu perdagangan dan investasi," kata Made dalam keterangan resmi, Sabtu (22/12/2018).

WGTI telah disepakati pembentukannya lima tahun yang lalu, pada saat ditandatanganinya Nota Kesepahaman kedua negara pada 2012.

"Kami sangat mendukung dan bersyukur WGTI pertama dapat dilaksanakan tahun ini agar momentum bersejarah ini dimanfaatkan sebagai wadah eksplorasi potensi perdagangan kedua negara," sambungnya.

Pada pertemuan ini, kedua negara melakukan pembahasan tentang isu-isu strategis terkait perdagangan bilateral, termasuk isu akses pasar, sektor investasi prioritas kedua negara, fasilitasi perdagangan, prosedur kepabeanan, dan sanitary and phytosanitary (SPS). Kedua negara meyakini WGTI dapat mendorong ekspor produk Indonesia dan mengurangi berbagai kemungkinan timbulnya hambatan perdagangan.

"Ekuador merupakan mitra dagang terbesar ke-5 bagi Indonesia di kawasan Amerika Selatan setelah Brasil, Argentina, Chile, dan Peru. Untuk itu, kerjasama perdagangan dengan Ekuador diyakini dapat menguatkan pasar Indonesia di Amerika Selatan, mengingat posisi mereka yang strategis di kawasan," tegas Made

Indonesia juga menyampaikan keluhan eksportir terkait tarif Ekuador yang masih tinggi. Untuk itu, Indonesia mengusulkan agar kedua negara dapat menganalisa kemungkinan kerjasama perdagangan di masa depan. Untuk itu, kedua delegasi sepakat melakukan kajian internal mengenai kemungkinan sebuah perjanjian dagang dimasa depan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Mendorong Peningkatan...
Mendorong Peningkatan Perdagangan Indonesia dan Nigeria
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Berita Terkini
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
24 menit yang lalu
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
54 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
1 jam yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
1 jam yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved