Polemik BP Batam Disebut Bikin Ekonomi Daerah Nyungsep

Sabtu, 22 Desember 2018 - 13:01 WIB
Polemik BP Batam Disebut...
Polemik BP Batam Disebut Bikin Ekonomi Daerah Nyungsep
A A A
JAKARTA - Potensi ekonomi Batam tidak mampu tergarap maksimal menyusul permasalah dalam Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Batam (BP Batam). Ketika sebelumnya Batam pernah jadi rujukan studi banding China, namun kini tidak berkontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia.

Menurut ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati hal tersebut, akibat masalah pengelolaan Batam yang masih menjadi polemik. Apalagi pengelolaan BP Batam kini diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) yang mana seharusnya pemerintah pusat mengelola Batam menjadi ekonomi khusus.

"Harus kita runut lagi adalah mengapa Batam yang dulu sempat berhasil dan menjadi rujukan studi banding bahkan untuk Schenzen, kok kini malah mblesek atau nyungsep," ujar Ekonom Indef Sri Hartati dalam talkshow Polemik Trijaya bertajuk 'Batam, Mau Diapain?' di Jakarta, Sabtu (22/12/2018).

Menurutnya, Batam memiliki posisi strategis, potensi ekonomi yang besar, namun beberapa kali pengelolaan Batam mengalami pasang surut dan masalah klasik sehingga, tidak meningkatkan ekonomi di daerah Batam. "Soal dualisme kewenangan pengelolaan dan pengambil kebijakan Batam, yaitu antara BP Batam dengan Pemkot Batam, kondisinya yang lebih tidak baik," paparnya.

Dia pun meyanyangkan Menko Perekonomian Darmin yang tidak membubarkan BP Batam yang mana hal ini bisa menghambat laju perekonomian Daerah. "Darmin pernah mengeluarkan statement bahwa BP Batam dibubarkan. Namun, malam harinya media memberitakan bahwa BP Batam tidak dibubarkan karena kondisi Batam menjadi stagnan," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga: KEK...
Menko Airlangga: KEK Batam Dapat Menjadi Contoh dan Membuat Indonesia Setara dengan Negara Maju
Tim Dewan Nasional KEK...
Tim Dewan Nasional KEK Pantau Fasilitas Keimigrasian di Batam
Dua Kawasan Ekonomi...
Dua Kawasan Ekonomi Khusus Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Jaring Investasi Asing...
Jaring Investasi Asing Lewat Dua KEK Baru di Batam
Tinjau 2 KEK di Batam,...
Tinjau 2 KEK di Batam, Airlangga Harap Target Investasi di Kedua Kawasan Bisa Tercapai
Gandeng Singapura, Indonesia...
Gandeng Singapura, Indonesia Bangun Dua KEK Baru di Kepri
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved