36 Kontraktor Terapkan Gross Split Jadi Kado Akhir Tahun Sektor Migas

Jum'at, 28 Desember 2018 - 01:12 WIB
36 Kontraktor Terapkan...
36 Kontraktor Terapkan Gross Split Jadi Kado Akhir Tahun Sektor Migas
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan sudah ada 36 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi yang menerapkan kontrak bagi hasil skema Gross Split hingga akhir tahun 2018. Hal ini membuat investasi migas naik signifikan.

"Hari ini seperti yang dijanjikan adalah kado akhir tahun untuk bidang migas. Jumlah WK yang menggunakan gross split tahun ini sebanyak 36," ujar Arcandra saat mengumumkan pemenang penawaran wilayah kerja migas kantor Kementerian ESDM, Kamis (27/12).

Pada kesempatan itu diumumkan 3 pemenang lelang WK Migas tahap III tahun 2018, yaitu WK South Andaman, WK Sakakemang dan WK Maratua. Selain itu, Wamen Arcandra juga menyampaikan keputusan pengelolaan blok migas terminasi 2023 yaitu WK Rimau yang dioperatori oleh Medco E&P dengan menggunakan skema kontrak gross split.

Perlahan, skema bagi hasil gross split makin menunjukkan kemajuan yang begitu signifikan. Total, sudah ada 14 blok eksplorasi, 21 blok regular dan 1 blok amandemen yang telah beralih menggunakan sistem gross split. Dari 36 blok tersebut, Pemerintah telah mengantongi investasi migas sebesar USD 2,13 miliar dan bonus tandangan tangan sebesar USD 895,4 juta.

Arcandra pun menepis tudingan bahwa penggunaan skema gross split tidak mampu menarik minat para investor. "Tahun 2018 ini blok eksplorasi sudah laku 9 (sembilan), tahun 2017 lalu laku 5 (lima). Tahun 2016 dan 2015 laku nol. Kalau ada yang mengatakan sistem gross split tidak cocok untuk blok eksplorasi, ternyata Alhamdulillah hari ini tambah tiga," jelasnya.

Selain jumlah blok yang meningkat, investasi skema gross split begitu menarik. Hal ini dibuktikan dengan besaran bonus tanda tangan yang didapat Pemerintah dari kontraktor.

"Selama ini bonus tanda tangan sangat kecil sekali, yaitu USD 500.000. Hari ini kita bisa menjual blok kita, bonus tanda tangan, dua juta dolar. Artinya apa? Tiga kali lipat, empat kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya," pungkas Arcandra.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pikat Investor, Sri...
Pikat Investor, Sri Mulyani Izinkan Kontraktor Migas Pilih Gross Split atau Cost Revocery
Mantul! 12 Proyek Migas...
Mantul! 12 Proyek Migas Angkatan Corona Siap Beroperasi
Target Investasi Hulu...
Target Investasi Hulu Migas 2023 Capai Rp229 Triliun, Bos SKK Migas Minta Produksi Digenjot
Besaran Bagi Hasil Migas...
Besaran Bagi Hasil Migas Diubah Demi Gaet Investor
Bisnis Sempoyongan,...
Bisnis Sempoyongan, Chevron Pangkas Modal hingga Miliaran Dolar
Mantan Menteri ESDM...
Mantan Menteri ESDM Ingatkan Pentingnya Badan Pengelola Hulu Migas Independen
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
1 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
2 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
2 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
2 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved