Prospek Bisnis Gula Semut Makin Menggeliat

Selasa, 01 Januari 2019 - 22:07 WIB
Prospek Bisnis Gula...
Prospek Bisnis Gula Semut Makin Menggeliat
A A A
JAKARTA - Bisnis gula semut sebagai salah satu komoditas strategis nasional patut diperhitungkan. Pasalnya, dalam beberapa tahun ini, sektor gula terus menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Faktor ini tak lepas dari menggeliatnya permintaan baik lokal maupun internasional.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tiwi Manunggal, Sutriyana mengatakan, setidaknya lebih dari 600 karung dalam bentuk kemasan pack terjual ke daerah seperti Yogyakarta, Jakarta, Bengkulu dan Bali. Usaha ini, kata dia, kurang lebih telah menghasilkan Rp20 juta setiap bulan.

"Saat ini kita masih menyiapkan pesanan ekpor dalam bentuk curah kurang lebih 70 kilogram per sak. Selain itu, waktu ini kami juga sedang mencoba memasarkanya ke hotel-hotel Jogja dan daerah lainnya dalam bentuk stick," kata Sutriyana.

Permintaan Ekspor

Menurut Sutriyana, persiapan ekpor yang dilakukan yakni dengan menggenjot produksi yang mencapai 60% untuk negara Jerman, Kanada dan kawasan Asia Jepang. Sedangkan untuk eropa, kata dia, pihaknya sedang menyiapkan ekapor ke negara Prancis.

"Saat ini kami sedang siapkan kemasan khusus luar negeri dengan poin tanpa perantara. Tapi itu semua masih dalam proses pembelajaran agar pada saat pengiriman tidak ada kesalahan dan mengecewakan," terang dia.

Sambung dia menjelaskan, untuk memenuhi pangsa pasar yang lebih luas, saat ini pihaknya sudah merangkul 750 petani gula dari wilayah Kokap, Kulonprogo. Cara ini sekaligus upaya KUB dalam membantu mensejahterakan petani gula.

"Tahun 2015 kita hanya merangul 300 petani. Kemudian pada tahun 2017 kami merangkul 750 petani. Tahun ini kita targetkan untuk merangkul semua petani agar semua dapat merasakan kesejahataraannya," katanya.

Sutriyana menambahkan, para petani yang sudah bergabung dalam produksi ini sudah mendapatkan sertifikat organik dengan skala nasional untuk melakakukan kerja secara bersama sama. Selain itu, pada tahun 2012 mereka juga sudah ditopang oleh bantuan pemerintah sebesar Rp50 juta.

Kementerian Pertanian (Kementan) sendiri terus melakukan dorongan peningkatan produksi gula terhadap Kelompol Usaha Bersama (KUB). Salah satunya dengan memberi bantuan alat mesin oven dan timbangan sebagai rumah produksi.

Investor Gula Tertarik


Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang mengatakan, sudah ada 17 investor yang tertarik ikut membangun pabrik gula dengan nilai investasi rata rata mencapai Rp 41,44 triliun. Pabrik ini rencananya akan dibangun di enam lokasi dengan target produktivitas mencapai 140 ton per hektar.

"Tahun lalu kan 2,2 juta ton targetnya sekarang 3,8 juta ton. Nah inilah salah satu caranya dalam meningkatkan produksi. Sekarang posisinya baru pembenihan di kebun tebu. Jadi kalau sepanjang kebutuhan air, pupuk dan bibit yang bagus dipenuhi tentu saja produktivitasnya meningkat," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Dugaan Beking di Balik...
Dugaan Beking di Balik Penimbuhan Ribuan Ton Gula Harus Diusut
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Produksi Masih Kurang,...
Produksi Masih Kurang, Belum Saatnya Naikkan Kualitas Gula
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved