Bidik Pertumbuhan Laba 10%, Cermati Saham WSBP di 2019

Rabu, 02 Januari 2019 - 15:03 WIB
Bidik Pertumbuhan Laba...
Bidik Pertumbuhan Laba 10%, Cermati Saham WSBP di 2019
A A A
JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membidik pertumbuhan laba 10% di 2019 dibanding tahun lalu. Perusahaan juga menargetkan nilai kontrak baru 2019 sebesar Rp10,39 triliun, baik dari proyek internal maupun eksternal. Direktur Utama WSBP Jarot Subana mengatakan, tahun ini WSBP akan tetap mempertahankan kinerjanya baik dari sisi pendapatan usaha, laba, dan nilai kontrak baru.

“Pada Januari 2019 terdapat potensi nilai kontrak baru sekitar Rp2 triliun yang berasal dari pekerjaan tambahan proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Cibitung-Cilincing, Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan proyek lainnya," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Sebelumnya, pembayaran termin KBLM sudah terealisasi sebesar Rp665 miliar, dimana sebesar Rp250 miliar di antaranya merupakan pembayaran turnkey. Dengan pembayaran tersebut, WSBP dapat menutup akhir tahun 2018 dengan membukukan arus kas (cashflow) operasional positif yang signifikan sekitar Rp 1,1 triliundibanding 2017 yang minus Rp2,4 triliun dan 2016 yang minus Rp3 triliun.

Sementara, Research Associate MNC Sekuritas Muhammad Rudy menambahkan, pihaknya mempertahankan proyeksi kontinuitas pertumbuhan kinerja keuangan WSBP. Laba bersih diperkirakan meningkat menjadi Rp1,39 triliun di 2019 dibanding target 2018 sebesar Rp1,2 triliun dan tahun 2017 sebesar Rp 1 triliun.

Pendapatan WSBP juga diproyeksi meningkat menjadi Rp9,47 triliun di 2019 dibanding target 2018 yang sebesar Rp8,49 triliun dan realisasi tahun 2017 sebesar Rp7,1 triliun. Sehingga, keinginan manajemen WSBP untuk menerapkan integrasi bisnis mulai dari hulu ke hilir akan berdampak terhadap kenaikan margin keuntungan perseroan dalam jangka panjang.

"Integrasi bisnis akan dilaksanakan dengan mengakuisisi perusahaan penyedia bahan baku produksi, seperti tambang pasir, produsen besi dan lainnya," pungkasnya.

Adapun, WSBP berencana mengembangkan fasilitas laboratorium seluas 1,1 hektare di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan menganggarkan dana senilai Rp27 miliar untuk pengembangan fasilitas ini untuk peningkatan kualitas produk.

WSBP juga berniat melanjutkan peningkatan kapasitas produksi beton precast menjadi 3,75 juta ton per tahun. Strategi ini akan menjadikan perusahaan siap dalam menghadapi tren pertumbuhan infrastruktur ke depan.

MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli WSBP dengan target harga Rp500/saham. Target ini merefleksikan perkiraan PE 2019 sebesar 9,44 kali dan PBV sebesar 1,56 kali dengan outlook positif.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
WSBP Beberkan Strategi...
WSBP Beberkan Strategi Usai Perubahan Kepemilikan Saham Perseroan
Dirut PT Waskita Beton...
Dirut PT Waskita Beton Precast Ditetapkan sebagai Tersangka
Jaga Likuiditas, WSBP...
Jaga Likuiditas, WSBP Tempuh Restrukturisasi Keuangan
Waskita Beton Precast...
Waskita Beton Precast Meluruskan Soal Suspensi Saham dan Obligasi
Satu Tersangka Baru...
Satu Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Waskita Beton Precast
Kejagung Periksa 2 Mantan...
Kejagung Periksa 2 Mantan Pejabat PT Waskita Beton
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved