Wall Street Anjlok Terimbas Penurunan Proyeksi Pendapatan Apple

Jum'at, 04 Januari 2019 - 08:13 WIB
Wall Street Anjlok Terimbas...
Wall Street Anjlok Terimbas Penurunan Proyeksi Pendapatan Apple
A A A
NEW YORK - Wall Street anjlok pada perdagangan, Kamis kemarin waktu setempat setelah Apple Inc memperingatkan bakal ada penurunan pendapatan yang sangat tajam, seiring perusahaan memangkas proyeksi pendapatan. Sentimen negatif lainnya datang dari perlambatan aktivitas pabrik di Amerika Serikat (AS) untuk memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Dilansir Reuters, Bursa saham Amerika Serikat (AS) mencatat Indeks Dow Jones Industrial Average turun 660,02 poin atau 2,83% menjadi 22.686,22 sedangkan indeks S&P 500 kehilangan 62,14 poin yang setara 2,48% di posisi 2.447,89. Selanjutnya komposite Nasdaq merosot 202,43 poin atau 3,04 % ke level 6.463,50.

Penurupan pendapatan kuartalan Apple, lantas mengirimkan gelombang kejutan melalui sektor teknologi, yang menarik ketiga indeks saham utama AS turun lebih dari 2%, dengan Nasdaq mencatat kerugian 3%. Sebuah laporan dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas pabrik pada bulan Desember mengalami penurunan terbesar sejak Oktober 2008,

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, real estat bergerak defensif serta utilitas ditutup merah. Industri yang sensitif terhadap perdagangan juga membebani Dow Jones, dipimpin oleh Caterpillar Inc, 3M Co dan Boeing Co. Perusahaan teknologi S&P turun 5,1% yang secara persentase menjadi penurunan satu hari terbesar sejak Agustus 2011.

Sedangkan produsen mobil besar melaporkan penjualan mobil baru AS yang lemah pada bulan Desember, dengan Ford Motor Co (F.N) dan General Motors Co (GM.N) melaporkan penjualan masing-masing turun 8,8% dan 2,7%. Saham Ford jatuh 1,5% sementara GM lebih rendah 4,1%. Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 8,11 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 9,16 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
16 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
30 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
30 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
43 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
56 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved