Tiga Produk Pariwisata Ikuti Tren Bisnis Digital

Minggu, 06 Januari 2019 - 11:57 WIB
Tiga Produk Pariwisata...
Tiga Produk Pariwisata Ikuti Tren Bisnis Digital
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, teknologi digital berperan penting untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia.

Cara ini dirasa paling tepat pada era milenial saat ini. ”Untuk mengubah dunia secara radikal ada dua cara, yaitu regulasi atau teknologi. Kita memilih teknologi digital untuk pariwisata agar kita mengguncang dunia,” ujar Menpar melalui keterangan tertulis, Jumat (4/1).

Menpar mengungkapkan, saat ini lima perusahaan terbesar di dunia adalah digital company. Oleh karena itu, industri pariwisata pun harus digital. Wonderful Start Up Academy, Destinasi Digital dan Nomadic Tourism adalah tiga produk pariwisata yang mengikuti tren bisnis digital.

”Sudah saatnya setiap destinasi wisata menggunakan digital sebagai materi promosinya. Look-book-pay harus diperhatikan oleh para pelaku destinasi. Wonderful Startup Academyini untuk menciptakan ekosistem agar Indonesia menjadi destinasi wisata utama mancanegara.

Program ini memberikan edukasi, knowledge sharing, mentoring, hingga validasi terhadap market ataupun bisnis. Juga menjadi akses kepada pemangku kebijakan, sesama pelaku bisnis pariwisata ataupun konsumen langsung,” tuturnya.

Kunci keberhasilan lain di sektor pariwisata tidak lepas dari komitmen pemimpin (CEO Commitment) untuk menjadikan pariwisata sektor unggulan. Sepanjang 2018, sektor pariwisata salah satu yang paling banyak mendatangkan devisa bagi Indonesia.

”Rumusnya, jika pariwisata di daerah ingin maju, pastikan CEO Commitment. Termasuk keseriusan gubernur dan bupati atau wali kota. Ketika mereka serius, semua urusan pariwisata jadi mudah, cepat dan lancar. Begitu pun sebaliknya,” tandasnya.

Lebih jauh Menpar Arief mengatakan, tumbuhnya sektor pariwisata Indonesia juga didorong tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan wisata, terutama oleh generasi milenial.

Hasil survei dari Alvara Research Center menyebut, 1 dari 3 generasi milenial Indonesia melakukan wisata minimal sekali dalam setahun. Dari sisi strategi, pariwisata Indonesia berkembang dan maju berkat konsep 3A, yaitu atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. (Inda)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Era Baru Sektor Pariwisata,...
Era Baru Sektor Pariwisata, Kesiapan Daerah Terapkan CHSE Diawasi Ketat
Merajut Momentum Kebangkitan...
Merajut Momentum Kebangkitan Pariwisata Indonesia di Tahun 2021
PMB Poltekpar 2026 Dibuka,...
PMB Poltekpar 2026 Dibuka, 6 Politeknik Pariwisata Sediakan 3.610 Kuota Mahasiswa Baru
Berita Terkini
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
10 menit yang lalu
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
21 menit yang lalu
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
33 menit yang lalu
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
1 jam yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
2 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
3 jam yang lalu
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved