Harga Minyak Menguat Karena OPEC Mengurangi Produksi

Selasa, 08 Januari 2019 - 08:40 WIB
Harga Minyak Menguat...
Harga Minyak Menguat Karena OPEC Mengurangi Produksi
A A A
HOUSTON - Harga minyak mentah menguat pada perdagangan Selasa karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) melakukan pengurangan produksi. Kenaikan harga minyak ini merupakan pemulihan dari posisi terendah 1½ tahun yang terjadi pada Desember kemarin.

Melansir dari Reuters, Selasa (8/1/2019), harga minyak berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate naik 56 sen atau 1,2% ke level USD48,52 per barel. Harga minyak Brent International bertambah 27 sen atau 0,5% menjadi USD57,33 per barel, dimana pada Desember lalu sempat menyentuh di bawah USD50 per barel.

Sepanjang Januari 2019, harga Brent telah meningkat sekitar 10%, menjadi reli mingguan terbesar dalam dua tahun.

"Pasar akan melanjutkan momentum setelah harga sempat tertekan. Selama seminggu belakangan, harga minyak telah naik. Jadi kenaikan hari ini merupakan kelanjutan," tukas Ahli Strategi Komoditas di Petromatrix, Olivier Jakob.

Harga minyak mendapat dukungan dari pengurangan produksi yang disepakati oleh OPEC dan negara anggota non-OPEC seperti Rusia dan Oman. Sejak Desember lalu, produksi minyak OPEC turun sebesar 460.000 barel per hari menjadi 32,68 juta barel per hari yang dipimpin oleh Arab Saudi.

Arab Saudi berencana memotong produksi dan ekspor minyak mentah sekitar 800.000 barel per hari menjadi 7,1 juta barel, ujar para pejabat OPEC kepada Dow Jones.

John Kilduff, founding partner di energy hedge fund Again Capital, mengatakan Arab Saudi "menjadi agresif" dalam memangkas produksi minyak untuk menghapus kesalahan mereka atas kelebihan produksi pada tahun lalu. Ketika itu, Saudi menggenjot produksi demi mengantisipasi sanksi ekspor minyak terhadap Iran. Ternyata sanksi tersebut tidak bersifat menyeluruh.

Alhasil, Arab Saudi dan sekutunya di OPEC kembali mengendalikan pasokan akibat lonjakan produksi minyak, yang sebagian besar didorong oleh Amerika Serikat. Negara Paman Sam itu telah memproduksi minyak menembus rekor yaitu 11 juta barel per hari pada tahun 2018.

"Kini pasar minyak terus reli karena OPEC dan anggota non-OPEC mulai memberlakukan pengurangan produksi minyak. Hal ini demi mengimbangi situasi kelebihan pasokan yang ada di pasar," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates di Houston, Texas.

Adapun persediaan minyak mentah AS di Cushing, Oklahoma, turun 565.000 barel dari Selasa hingga Jumat pekan lalu, kata data dari perusahaan intelijen pasar Genscape.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Harga Minyak Menghangat,...
Harga Minyak Menghangat, Merespons Proyeksi Permintaan OPEC
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melompat ke Level Tertinggi
Usai Melonjak, Harga...
Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Harga Minyak Perpanjang...
Harga Minyak Perpanjang Kenaikan Empat Hari Beruntun
Harga Minyak Turun Karena...
Harga Minyak Turun Karena Stok Minyak AS Meningkat
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
9 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
26 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
32 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
36 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
2 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved