Menkeu Akan Hitung Dampak Penguatan Rupiah Terhadap Ekonomi
Selasa, 08 Januari 2019 - 14:23 WIB
Menkeu Akan Hitung Dampak Penguatan Rupiah Terhadap Ekonomi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah masih terus menunjukkan kecenderungan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Kurs rupiah bahkan sempat menguat menembus level Rp13.000-an/USD.
Terkait dengan itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui bahwa perkembangan itu tentu memiliki dampak tertentu. Pemerintah diketahui mematok asumsi nilai tukar rupiah terhadap USD di APBN sebesar Rp15.000.
"Jadi semua kami simak dan terus kalkulasi dampaknya terhadap keseluruhan perekonomian kita," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Pemerintah, kata diam, juga akan terus melihat dinamika global maupun domestik yang dapat mempengaruhi APBN. Pemerintah juga akan mencermati dampak penguatan kurs tersebut terhadap sektor industri dan lainnya, termasuk yang bergantung pada sumber daya alam (SDA).
"Ya nanti kita lihat dinamika keseluruhan faktor ekonomi, karena pengaruhnya enggak single dan dilihat dari sisi dinamika terhadap masyarakat, perekonomian dan industri manufaktur serta sektor-sektor yang tergantung pada SDA," ujarnya.
Terkait dengan itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui bahwa perkembangan itu tentu memiliki dampak tertentu. Pemerintah diketahui mematok asumsi nilai tukar rupiah terhadap USD di APBN sebesar Rp15.000.
"Jadi semua kami simak dan terus kalkulasi dampaknya terhadap keseluruhan perekonomian kita," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Pemerintah, kata diam, juga akan terus melihat dinamika global maupun domestik yang dapat mempengaruhi APBN. Pemerintah juga akan mencermati dampak penguatan kurs tersebut terhadap sektor industri dan lainnya, termasuk yang bergantung pada sumber daya alam (SDA).
"Ya nanti kita lihat dinamika keseluruhan faktor ekonomi, karena pengaruhnya enggak single dan dilihat dari sisi dinamika terhadap masyarakat, perekonomian dan industri manufaktur serta sektor-sektor yang tergantung pada SDA," ujarnya.
(fjo)
Lihat Juga :