Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Dirilis Pekan Depan, Rupiah Perkasa Atas Dolar

loading...
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Dirilis Pekan Depan, Rupiah Perkasa Atas Dolar
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Rupiah ditutup menguat 29 poin atas dolar Amerika Serikat (AS) di level Rp14.312 pada perdagangan sore ini. Hal itu didorong oleh pelaku pasar yang akan memantau perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal II/2021 yang akan diumumkan minggu depan.

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pemerintah masih optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen dapat tercapai. Meskipun banyak pengamat ekonomi yang bertolak belakang mengenai persentase, namun pasar terus mengapresiasi keteguhan pemerintah yang tetap kuat di angka tersebut.

“Salah satu indikator yang mendukung adalah meningkatnya mobilitas masyarakat pada kuartal II/2021 mendorong kenaikan permintaan yang berpengaruh pada kredit yang mulai mencatatkan pertumbuhan cukup tinggi pada Juni 2021 sebesar 1,83 persen secara year-to-date,” kata Ibrahim dalam rilisnya, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: OJK Sebut Tren Ekonomi di Kuartal II Membaik, Target 7% Bisa Tercapai



Dengan demikian, dari konsumsi masyarakat yang menggeliat dan investasi kembali berjalan bisa terlihat dari dua bulan (Mei-Juni) di kuartal kedua. Kendati demikian, lanjut Ibrahim, seiring peningkatan kasus aktif pada Juni 2021 yang menahan kembali aktivitas masyarakat, yang tercermin dari penurunan kenaikan aktivitas dari 6,7 persen pada Mei 2021 menjadi 5,2 persen, dapat sedikit berpengaruh terhadap prediksi semula.

Baca juga: Investasi Bodong Marak, Sri Mulyani: Iming-iming Janji Kemudian Uang Hilang

Selain itu, efektivitas pelaksanaan PPKM level 4 pada awal paruh kedua tahun ini disertai peningkatan distribusi dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, akan dapat mengakselerasi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan. “Pertumbuhan saat ini masih ditopang oleh sektor konsumsi yang sangat tergantung dari mobilitas masyarakat,” jelas dia.

Untuk perdagangan besok, Ibrahim menyebut, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.300-Rp14.340 per dolar AS.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top