Harga Anjlok, Disdag dan Bulog Diminta Serap Cabai Petani

Minggu, 13 Januari 2019 - 08:24 WIB
Harga Anjlok, Disdag...
Harga Anjlok, Disdag dan Bulog Diminta Serap Cabai Petani
A A A
JAKARTA - Turunnya harga cabai di tingkat petani sentra diakui oleh Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia Tunov Mondro Atmodjo. Tunov membenarkan bahwa saat ini di sejumlah tempat harga cabai turun yang disebabkan karena musim panen.

"Kondisi di lapang memang lagi panen. Demak itu termasuk sentra. Ini fenomena lazim yang terjadi bagi sentra yang belum menerapkan pola tanam dan pengendalian tata niaga. Harga bisa turun di petani bila tidak ada aturan pola dan gilir tanam," demikian dikemukakan Tunov di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Karenanya, menanggapi pemberitaan adanya petani cabai di Demak yang melakukan demo, pihaknya menanggapi dingin. Sebab, tidak ada petani yang menggelar aksi demonstrasi.

"Informasi lapang yang saya terima, itu bukan demo. Tidak ada izin. Hanya insiden dimana petani saking kecewanya menyebar dua kantong cabai setelah itu dipungut kembali kemudian bubar, jadi jangan dibesar-besarkan. Lagian bukan sifat petani membuang-buang pangan di jalan, itu pamali. Kejadian itu jangan dibuat heboh atau dibesar-besarkan, apalagi dipolitisir," ujar Tunov.

Untuk menjaga harga agar tetap stabil, jelas Tunov, kuncinya ada di manajemen tanam. Asalkan petani mau bergabung dengan pembinaan Champion dan mau disiplin mentaati manajemen tanam yang ditetapkan, tidak akan terjadi fluktuasi harga cabai.

"InsyaAllah fluktuasi harga cabai dapat direduksi. Kita sebagai petani jangan berperilaku latah, saat harga mahal ramai-ramai menanam, tanpa mengukur kemampuan pasar. Nanti giliran panen harga jeblok. Saran saya sebelum tanam koordinasi dulu dengan petugas dinas setempat," tukas petani muda asal Magelang itu.

Nur Eko, salah satu petani champion cabai Kabupaten Demak mengemukakan dirinya dengan petani cabai lainnya akan evaluasi dan ajak para petani cabai mau bergabung dalam kelompok champion. Di sini belum berkembang industri olahan cabai dan pasar lelang cabai.

"Tapi kami mohon agar Dinas Perdagangan dan Bulog bisa bantu intervensi harga. Jangan petani ditinggal sendiri," keluhnya.

"Kami yakin harga akan segera normal karena itu fenomena harian saja dan daerah lain semuanya harga normal," sambung diam

Terpisah, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid mengatakan pada periode 1 hingga 10 Januari 2019, harga aneka cabai di tingkat petani baik di Demak maupun daerah lainnya hingga di tingkat pasar Pasar Induk Kramat Jati dan retail wilayah DKI Jakarta pada awal tahun 2019 terpantau normal.

Dia melanjutkan, sejak tahun 2016 juga tidak pernah ada impor cabai dalam bentuk segar karena rasa cabai luar yang berbeda dengan tipe Indonesia. Sementara impor dalam bentuk powder atau bubuk hanya diperuntukkan bagi keperluan industri.

"Harga cabai merah keriting di tingkat petani sentra rata-rata Rp19.978/kg, cabai rawit Rp24.602/kg. Dibanding periode yang sama tahun lalu, harga cabai jauh lebih rendah," ujarnya.

Di Demak pun demikian, lanjut Abdul Hamid, harga cabai masih stabil. Bahkan tidak ada aksi dari petani yang sebenarnya yang membuang cabai di jalan. Adapun hanya dua karung disebar ke jalan itu, langsung dikumpulkan lagi.

"Memang terjadi harga murah dibeberapa daerah namun masih bisa dijual ke luar daerah dengan harga yang masih tinggi, namun kendala dengan ongkos kargo yang naik cukup tinggi," ujarnya.

Solusi yang diperlukan adalah kebersamaan pada komunitas petani pelaku cabai untuk duduk bersama dengan pemerintah. Kemudian, memformulasikan permasalahan ini tidak terjadi ke depannya.

"Kami koordinasi dengan petani champion cabai di lapangan, itu BEP di petani lahan sendiri Rp10.000/kg. Harga cabai merah itu benar Rp12.000-14.000/kg dan cabai rawit berkisar Rp19.000-20.000/kg," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Faktor Cuaca Disebut...
Faktor Cuaca Disebut Pengaruhi Kenaikan Harga Cabai
Harga Komoditas Pertanian...
Harga Komoditas Pertanian di Jawa Barat Anjlok
Harga Komoditas Cabai...
Harga Komoditas Cabai dan Bawang di Pasar Sinjai Melonjak
Harga Cabai di Semarang...
Harga Cabai di Semarang Meroket, Tembus Rp80.0000 per Kilogram
Harga Cabai Masih Tinggi,...
Harga Cabai Masih Tinggi, Gelar Pangan Murah Tak Efektif?
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved