BI: Ekonomi Global Landai, Ketidakpastian Pasar Keuangan Mereda

Kamis, 17 Januari 2019 - 16:58 WIB
BI: Ekonomi Global Landai,...
BI: Ekonomi Global Landai, Ketidakpastian Pasar Keuangan Mereda
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menerangkan, bahwa gejolak ekonom global mulai mereda menyusul pertumbuhan ekonomi negara maju masih melambat di awal tahun 2019. Ditambah harga beberapa komoditas utama juga lebih renah, salah satunya harga minyak mentah berjangka dunia.

"Pertumbuhan ekonomi dunia melandai, ketidakpastian pasar keuangan sedikit mereda. Di negara maju, seperti pertumbuhan ekonomi AS 2019 diperkirakan melambat akibat pasar tenaga kerja yang semakin ketat dan dukungan fiskal yang terbatas," ujar Perry di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Sambung dia, menambahkan kebijakan moneter The Fed alias Bank Sentral Amerika Serikat (AS) lebih dovish dan diperkirakan bakal menurunkan kecepatan kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR). Selanjutnya pertumbuhan ekonomi Eropa diyakini juga melambat pada 2019 sehingga dapat pula memengaruhi kecepatan normalisasi kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB).

"Di negara berkembang, pertumbuhan ekonomi Tiongkok terus melambat dipengaruhi oleh melemahnya konsumsi dan ekspor neto antara lain akibat ketegangan hubungan dagang dengan AS. Ditambah dampak proses deleveraging yang masih berlanjut," paparnya.

Sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi dunia itu, harga komoditas global diprakirakan menurun, termasuk harga minyak dunia akibat peningkatan pasokan dari AS. Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan sedikit mereda dan mendorong aliran modal ke negara berkembang sejalan dengan lebih rendahnya prakiraan kecepatan kenaikan FFR dan berkurangnya eskalasi ketegangan hubungan dagang AS-China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi RI Sakit di...
Ekonomi RI 'Sakit' di Kuartal II/2020, Bagaimana Kondisi Perbankan?
Tiga Tantangan Ekonomi...
Tiga Tantangan Ekonomi Hadapi Covid-19 Versi BI
Ekonomi RI Minus, Bos...
Ekonomi RI Minus, Bos OJK : Tidak Berlebihan untuk Tetap Bersyukur
OJK-BI Lanjutkan Sinergi...
OJK-BI Lanjutkan Sinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sulsel
Urun RembugĀ untuk RUU...
Urun RembugĀ untuk RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan...
Otoritas Jasa Keuangan Dorong Potensi Ekonomi Baru
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
21 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved