Wall Street Melaju Didorong Kinerja Positif Sektor Industri

Jum'at, 18 Januari 2019 - 07:17 WIB
Wall Street Melaju Didorong...
Wall Street Melaju Didorong Kinerja Positif Sektor Industri
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street bergerak maju pada perdagangan, Kamis kemarin waktu setempat seiring harapan munculnya resolusi dalam perang perdagangan AS versus China. Kondisi tersebut mendorong sektor industri mencetak kinerja apik di tengah sentimen positif investor.

Pasar saham lebih tinggi pada perdagangan sore, usai Menteri Keuangan (Menkeu) AS Steven Mnuchin membahas penghapusan beberapa tarif tinggi pada impor China. Ditambah menawarkan tarif rollback selama pertemuan perdagangan yang dijadwalkan bakal digelar pada 30 Januari, mendatang.

Saham industri dalam indeks S & P 500 yang sejauh ini sensitif terhadap perkembangan perdagangan, mengalami kenaikan 1,7%. Industriala memimpin raihan keuntungan, disaat pasar menurut ekonom menginginkan perang dagang berakhir. Sebelumnya saham industri melaju dengan saham kontraktor pertahanan bangkit setelah Presiden Donald Trump meluncurkan strategi pertahanan rudal AS baru.

Saham Northrop Grumman Corp (NOC. N) meningkat 3,3%, dan saham Lockheed Martin Corp (LMT. N) memperoleh tambahan sebesar 2,4%.

Dow Jones Industrial Average terpantau naik lebih tinggi mencapai 162,94 poin atau 0,67% ke level 24.370,1 sedangkan indeks S & P 500 meningkat sebesar 19.86 poin yang setara dengan 0,76% menjadi 2,635.96. Selanjutnya komposit Nasdaq melompat hingga 49,77 poin atau 0,71% di posisi 7.084,46.

Dengan keuntungan pada hari ini, Kamis saat patokan S & P 500 indeks ditutup di atas rata-rata dalam sekitar 50 hari untuk pertama kalinya sejak 3 Desember. Indeks S & P 500 mendapatkan dorongan 10,1% mendekati rekor 20 September setelah mengalami rally rendah 20 bulan pada malam Natal saat kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global terus mencuat.

Sentimen lain datang dari peningkatan saham pada hari Kamis, untuk mencetak rebound dalam saham keuangan, yang berakhir 0,5% lebih tinggi setelah sempat anjlok sebanyak 1%. Indeks keuangan telah diposting menguat dalam tujuh sesi.

Namun, saham Morgan Stanley (MS. N) berakhir menyusut 4,4% usai bank investasi melaporkan laba kuartalan lebih rendah dari yang diharapkan. Di luar jam perdagangan, saham Inc Netflix (NFLX. O) jatuh 2% setelah perusahaan layanan video streaming itu melaporkan kinerja triwulanan.

Analis telah memotong pertumbuhan laba kuartal keempat mereka forecast untuk S & P 500 perusahaan menjadi turun menjadi 14,2% dari 2,1% yang diperkirakan menurut data IBES dari Refinitiv. Volume perdagangan pada bursa saham AS capai 7,19 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 8,58 miliar selama 20 hari perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
44 menit yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
1 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
6 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
6 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
8 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
8 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved