Sri Mulyani Dorong Transparansi dan Akuntabel Pengelolaan APBN

Kamis, 24 Januari 2019 - 13:59 WIB
Sri Mulyani Dorong Transparansi...
Sri Mulyani Dorong Transparansi dan Akuntabel Pengelolaan APBN
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja (Satker) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang menyusun dua Laporan Keuangan (LK) sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN. Kedua laporan tersebut adalah Laporan Keuangan (LK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Bagian Anggaran (BA) 015 dan LK BA Bendahara Umum Negara (BUN) Tahun Anggaran (TA) 2018.

"Kami memahami bahwa sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan APBN kepada masyarakat, kami harus mampu mempertanggungjawabkan keuangan negara secara transparan dan akuntabel. Salah satu indikator akuntabilitas tersebut tercermin dengan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan yang kita buat," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Lebih jauh, mantan Direktur Bank Dunia itu memaparkan sebagai BUN, Kemenkeu membentuk 10 Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pembantu BUN (UAPBUN) yang bertugas mengkonsolidasi 425 Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran BUN/Kuasa BUN.

Sedangkan dalam peran Kemenkeu sebagai Pengguna Anggaran/Barang BA 015, Kemenkeu menunjuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) sebagai konsolidator 1.094 Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran/Barang lingkup Kemenkeu, termasuk 5 Badan Layanan Umum (BLU).

"Guna mewujudkan laporan keuangan yang akuntabel, dibutuhkan upaya yang optimal dari seluruh unit di Kementerian Keuangan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai Kemenkeu. Untuk itu, saya kembali mengajak para Eselon dan jajarannya agar tiada henti bekerja keras dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi untuk mempertahankan serta meningkatkan kualitas LKBUN dan LK BA 015," tukasnya.

Menkeu juga mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada tim BPK atas proses audit yang semakin baik dan komunikatif dengan adanya pembahasan konsep, koreksi, temuan, dan rekomendasi yang konstruktif. Menkeu pun berharap, kerjasama yang baik akan menghasilkan Laporan Hasil Pemeriksaan yang lebih bermanfaat membantu fungsi pengawasan dan meningkatkan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fraksi PDIP Minta Pemerintah...
Fraksi PDIP Minta Pemerintah Tindak Lanjuti 27 Temuan BPK
Urgen! Praktisi Peringatkan...
Urgen! Praktisi Peringatkan Ketimpangan Keuangan Pusat-Daerah Harus Segera Dievaluasi
Hingga April, Pemerintah...
Hingga April, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun
Anggaran Pengadaan Barang...
Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Capai Rp1.214 Triliun di 2021
Purbaya Ngajar APBN...
Purbaya Ngajar APBN ke Ribuan Siswa, Begini Isi Materinya
Respons Temuan BPK,...
Respons Temuan BPK, Sri Mulyani: Kami Tindaklanjuti dengan Action Plan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
7 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
7 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
8 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
8 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
8 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved