Hingga April, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun
Rabu, 20 Mei 2020 - 20:08 WIB
loading...
Ilustrasi utang. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan hingga April 2020, pemerintah sudah menarik utang sebesar Rp223,8 triliun. Angka ini melonjak dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp145,6 triliun.
Angka utang yang mencapai Rp223,8 triliun ini setara dengan 22,2% dari pembiayaan utang di Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020.
"Pembiayaan utang itu sudah terealisasi Rp223,8 triliun dan kalau terhadap pembiayaan utang di Perpres 54 itu naik sekitar 22,2%. Rp223,8 triliun ini kalau kita bandingkan dengan tahun lalu, itu sekitar Rp145,6 triliun," ujarnya dalam video conference APBN KiTA di Jakarta, Rabu (20/5/2020).
Pembiayaan utang tahun ini dalam Perpres 54 tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp1.006,4 triliun.
Menurut Suahasil, kenaikan utang ini karena pemerintah membutuhkan dana besar untuk anggaran penanggulangan virus corona. Baca: Hingga April, Pendapatan Negara Baru Rp549,5 Triliun
Angka utang yang mencapai Rp223,8 triliun ini setara dengan 22,2% dari pembiayaan utang di Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020.
"Pembiayaan utang itu sudah terealisasi Rp223,8 triliun dan kalau terhadap pembiayaan utang di Perpres 54 itu naik sekitar 22,2%. Rp223,8 triliun ini kalau kita bandingkan dengan tahun lalu, itu sekitar Rp145,6 triliun," ujarnya dalam video conference APBN KiTA di Jakarta, Rabu (20/5/2020).
Pembiayaan utang tahun ini dalam Perpres 54 tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp1.006,4 triliun.
Menurut Suahasil, kenaikan utang ini karena pemerintah membutuhkan dana besar untuk anggaran penanggulangan virus corona. Baca: Hingga April, Pendapatan Negara Baru Rp549,5 Triliun
Lihat Juga :