Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Parkir di Dalam Negeri

Jum'at, 25 Januari 2019 - 15:47 WIB
Pemerintah Wajibkan...
Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Parkir di Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah resmi memberlakukan peraturan yang mewajibkan eksportir mengendapkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) hasil Sumber Daya Alam (SDA) di dalam negeri.

Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam, yang diteken Presiden Joko Widodo pada 10 Januari 2019.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, terbitnya beleid tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menangkis gejolak perekonomian global. Hal ini berkaca pada tahun lalu dimana gejolak perekonomian global begitu dahsyat, dan banyak arus modal yang keluar dari Tanah Air.

"Bagaimanapun setiap kali ada gejolak global yah kita kemudian mengalami outflow, orang keluar. Dan kalau sebentar sih masih lumayan enggak terlalu bermasalah. Tapi kalau lama seperti tahun lalu, itu kita posisi pertahanannya agak kurang," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Apalagi, kata dia, neraca ekspor impor barang sejatinya mengalami defisit. Hal ini berarti devisa yang masuk lebih kecil daripada devisa yang keluar. Oleh sebab itu, pemerintah memilih komoditas sumber daya alam seperti pertambangan dan perekebunan untuk ditetapkan aturan tersebut.

Hal ini karena komoditas tersebut minim impor dan inputnya berasal dari dalam negeri. Dengan begitu, devisa yang akan dihasilkan akan masuk ke kantong Indonesia.

"Sehingga walaupun katakanlah migas itu defisit juga, jangan dilihat defisit komoditinya tapi perusahaan yang mengekspor BBM itu kan enggak impor BBM, sehingga sebenarnya dia ada lebihnya di dalam kalau kita wajibkan masuk. Jadi itu tanpa kita harus berhitung berapa besar tetapi kita ingin supaya dalam situasi berkepanjangan. Kita masih sumber yang masuk yang kemudian menolong kita tidak terlalu seperti di masa lalu," paparnya.

Dengan begitu, lanjut mantan Gubernur BI ini, gejolak yang dirasakan Indonesia nantinya tidak akan terlalu berat. Karena, masih ada valuta asing yang masuk ke dalam negeri.

"Kalau kalian perhatian apalagi waktu beratnya sebelum Oktober dan November kemarin. Itu tiap hari kebutuhan banyak, masuknya enggak ada. Nah dengan begini kita kemudian buka ini supaya masuknya tetap ada. Karena kan kebutuhan selalu banyak terutama Pertamina dan PLN itu berapa. Nah itu untuk mengimbangi," tuturnya.

Darmin mengakui, penerapan aturan ini tak lantas menutup arus modal yang keluar dari Tanah Air. Namun setidaknya, ada perimbangan antara arus modal yang keluar dengan devisa yang masuk.

"Mungkin dia belum menutup tetapi kita kemudian tidak dalam posisi keluar aja yang ada tapi masuk enggak ada. Sehingga, kalau secara keseluruhan kita tidak bisa hanya andalkan itu, kita harus dorong juga ekspor," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga: DHE...
Menko Airlangga: DHE SDA Memperkuat Cadangan Devisa dan Ekonomi Nasional
Pemerintah Proyeksikan...
Pemerintah Proyeksikan Pertumbuhan Eknomi Indonesia di Tahun 2023 Sentuh 5,3%
Aktivitas Perekonomian...
Aktivitas Perekonomian Global Tunjukkan Sinyal Perlambatan, Begini Strategi Kemenko Marves
Penerapan DHE Bukan...
Penerapan DHE Bukan Cuma di RI, Menko Airlangga Beri Contoh Malaysia hingga Turki
Devisa Hasil Ekspor...
Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir 1 Tahun, Dua Instrumen Masih Digodok Pemerintah
Wanti-wanti Dampak Perlambatan...
Wanti-wanti Dampak Perlambatan Global Terhadap Laju Ekspor RI
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved