Wall Street Melambung Setelah Government Shutdown Berakhir

Sabtu, 26 Januari 2019 - 09:05 WIB
Wall Street Melambung...
Wall Street Melambung Setelah Government Shutdown Berakhir
A A A
WASHINGTON - Pasar saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat. Ini merupakan kenaikan dalam minggu kelima berturut-turut. Tapi pada penutupan perdagangan kali ini, pasar merespon kesepakatan yang dicapai antara Presiden AS Donald Trump dengan Kongres untuk membuka kembali pemerintahan.

Melansir dari CNBC, Sabtu (26/1/2019), Presiden Trump mengumumkan bahwa dia telah mencapai kesepakatan resolusi yang berkelanjutan dengan Kongres untuk mengakhiri government shutdown atau penutupan pemerintahan. Kesepakatan sementara ini akan mendanai pemerintah selama tiga minggu hingga 15 Februari.

Kesepakatan ini direspon positif oleh investor sehingga Wall Street melanjutkan reli. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 184 poin atau 0,8% menjadi 24.737,20. Indeks S&P 500 naik 0,85% ke level 2.664,76 dan Nasdaq bertambah 1,29% menjadi 7.164,86.

Hasil tersebut membuat Dow Jones membukukan kenaikan 0,1% selama minggu ini, merupakan kenaikan minggu kelima beruntun karena investor terus membeli saham-saham di Dow Jones seiring rendahnya harga, imbas penurunan besar pada Desember lalu. Kemenangan beruntun lima minggu merupakan yang terpanjang sejak Agustus tahun lalu.

Sementara itu, investor merasa senang atas berakhirnya government shutdown. "Kembali dibukanya pemerintahan menjadi hal positif bagi Wall Street. Karena government shutdown akan membuat kerusakan ekonomi di setiap minggu," kata ahli strategi kebijakan di Fundstrat Global Advisors di Washington, Tom Block, kepada CNBC.

Adapun saham-saham teknologi seperti Apple, Amazon, Alphabet, dan Facebook memimpin kenaikan seiring berakhir government shutdown. Dan investor kembali membeli saham teknologi favorit mereka, dimana saham Apple melonjak hingga 3,3%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
59 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kerugian Ukraina Setelah...
5 Kerugian Ukraina Setelah Ditinggalkan oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved