Program Tanam Bawang Putih di Banyuwangi Makin Menggeliat

Minggu, 27 Januari 2019 - 18:01 WIB
Program Tanam Bawang...
Program Tanam Bawang Putih di Banyuwangi Makin Menggeliat
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan program tanam Bawang Putih di kaki Gunung Ijen, Banyuwangi, mulai menggeliat. Hal itu dibuktikan dengan terealisasinya tanam seluas 410 hektare (ha) yang terdiri dari 150 ha program APBN, dan 260 ha dari wajib tanam tiga perusahaan yakni CV Sinar Padang Sejahtera dan CV Anugerah Agro Nusantara Sukses dan PT Lumbung Mineral di 2018.

"Potensi areal tanam di Banyuwangi adalah 1.200 ha, baik untuk lahan ketinggian di atas 800 m dpl dan ketinggian medium. Sesuai arahan Mentan untuk menggenjot produksi menuju swasembada 2021, target tanam Bawang putih 2019 Banyuwangi adalah 770 ha," ungkap Dirjen Hortikultura Suwandi dalam siaran pers, Minggu (27/1/2019).

Dia menjelaskan bawang putih yang ditanam dari 2018 seluruhnya diproses dijadikan benih dan akan ditanam 2019 seluas 770 ha dan sebagian dijual benih ke daerah lain, Solok, Jambi, NTT dan lainnya. "Tanam dan hasilnya dijadikan benih lagi ini terus berlanjut hingga pada tahun 2021 diharapkan sudah mencapai swasembada bawang putih," jelasnya.

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Banyuwangi Choiri mengatakan, petani bawang putih menunjukkan semangat menanam dan mensukseskan program. Dinas Pertanian sangat aktif melakukan mendampingi para petani untuk berproduksi dan memproses menjadi benih.

"Hasilnya pada tahun 2018 kemarin sudah menghasilkan benih 385 ton dan sudah disebar hasil dan sebagian dijual harga benih Rp 40.000 per kilogram di petani," katanya.

Tono dari CV Sinar Padang Sejahtera mengatakan, waktu pertama membuka lahan bawang putih, biaya budidaya yang dikeluarkan mencapai Rp80 juta per ha. Namun, pada tanam kedua dan berikutnya, biaya sudah bisa ditekan menjadi Rp40 juta per ha.

"Waktu kemarin 2018 tanam 145 ha melibatkan tenaga kerja petani sekitar 600 hingga 700 orang per hari, kalau panen 1.050 petani. Upah harian dibayar sesuai standar sekitar sini," jelasnya.

Saat ini yang ditanam jenis bawang putih lembu kuning dan lembu hijau benih 500 sampai 600 kg per ha. Produktivitasnya 7 sampai 8 ton per ha. Jika diproses dijadikan benih, keuntungan per hektare bisa mencapai Rp15-20 juta. "Kami melihat ini tanam bawang putih menguntungkan dan kami optimis untuk terus dilanjutkan dan diperluas arealnya," tegas Tono.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantah Stok Bawang Putih...
Bantah Stok Bawang Putih Menipis, Kementan: Aman Sampai Lebaran
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
Presiden Prabowo Diminta...
Presiden Prabowo Diminta Berantas Mafia Impor Bawang Putih
Stok Bawang Putih Menipis,...
Stok Bawang Putih Menipis, Harga Terus Merangkak
Kisruh Impor Bawang...
Kisruh Impor Bawang Putih, DPR Akan Telusuri Penerbitan SPI
Tanam Bawang di Food...
Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved