Kehadiran Investor Asing di Unicorn Indonesia Tak Bisa Dihindari

Senin, 28 Januari 2019 - 16:56 WIB
Kehadiran Investor Asing...
Kehadiran Investor Asing di Unicorn Indonesia Tak Bisa Dihindari
A A A
JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyatakan, keberadaan investor asing dalam startup unicorn Indonesia tidak terelakkan lagi atau sesuatu yang tidak bisa dihindari. Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari menerangkan, pendanaan dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis agar tetap hidup.

Disaat itulah investor Asing mulai masuk untuk melihat peluang dalam perusahaan rintisan di Indonesia. Sambung Hari menambahkan, ketika startup sudah mulai menemukan pasarnya dan semakin besar, maka butuh juga dana besar.

Sehingga, investor dibutuhkan untuk mendanai ekspansi unicorn."Pada saat itu mereka butuh duit banyak, tidak ada investor lokal yang masuk. Jadi, disitulah investor asing masuk," ujarnya di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Menurut Hari, ketika investor lokal itu tidak ada yang mau masuk maka diambil oleh investor asing. Pemerintah tidak bisa menolak karena startup ini membawa solusi bagi permasalahan ekonomi.

"Dia membangun ekosistem high social impact, contoh Go-Jek Bukalapak, berapa UMKM yang ada di belakang dia. Kalau tidak ada yang membiayai UMKM itu akan tidak terbantukan, konsumen juga," paparnya.

Hari menjelaskan, tidak terlalu penting membahas asal arus modal tersebut. Sebab, startup sebagai solusi di tengah gejolak perekonomian global menjadi poin utama. "Jadi, dari manapun modal itu mestinya kita welcome selama menyediakan solusi. Kita kan nyediain startup-nya, kan UMKM bermiliar-miliar itu hidup," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Analis Sebut Aksi Bakar...
Analis Sebut Aksi Bakar Uang Bisa Bikin Unicorn Jadi Popcorn
7 Startup Unicorn di...
7 Startup Unicorn di Indonesia, Ada yang Valuasinya Tembus Rp45 Triliun
Unicorn Bisa Jadi Semena-mena,...
Unicorn Bisa Jadi Semena-mena, Ayo Pemerintah Semangat Ngatur di Tahun Baru
Keputusan Telkomsel...
Keputusan Telkomsel Masuk Gojek Dinilai Momentum yang Tepat
15 Unicorn dan Centaur...
15 Unicorn dan Centaur Siap Melantai di Bursa RI, Simak Penjelasan BEI
Dilirik Investor, 6...
Dilirik Investor, 6 Startup Ini Punya Potensi Jadi Unicorn Masa Depan
Berita Terkini
AS Tembak Kanada dengan...
AS Tembak Kanada dengan Tarif 50%: Dari Mobil, Keju, hingga Stik Hoki Kena Sikat!
6 menit yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
9 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
10 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
10 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved