Begini Penjelasan Sri Mulyani Soal Naiknya Beban Utang

Selasa, 29 Januari 2019 - 13:06 WIB
Begini Penjelasan Sri...
Begini Penjelasan Sri Mulyani Soal Naiknya Beban Utang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akhirnya menanggapi polemik soal utang dan naiknya beban bunga utang bagi negara. Dia menegaskan, beban utang saat ini memang lebih tinggi dibanding pada 2014 lalu karena berbagai hal.

Sri Mulyani menjelaskan, beban pembayaran utang pada 2014 lebih rendah karena kebijakan moneter di seluruh dunia pada saat itu memang lebih longgar. Di dalam negeri, Bank Indonesia pada waktu itu juga ikut menurunkan suku bunga acuan.

"Jadi kalau kita bicara 2014, waktu itu monetary policy di seluruh dunia juga sangat loose dan BI juga mampu menurunkan suku bunga," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Dengan jumlah utang yang lebih kecil dan dengan suku bunga rata-rata internasional dan dalam negeri yang lebih rendah, pembayaran bungan utang pun menurutnya menjadi lebih moderat.

Namun, sambung dia, hingga 2018 berbagai kondisi turut mempengaruhi nominal dan bunga utang Indonesia, termasuk kenaikan suku bunga di dunia dan suku bunga acuan Bank Indonesia yang juga naik sebanyak tujuh kali.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, sebaiknya APBN tidak hanya dilihat dari besaran utang. Namun juga harus dilihat komponen lain penyusun APBN yang terjaga seperti defisit dan keseimbangan primer

"Kalau nominalnya (utang) ini bergerak, tapi yang lain tidak dilihat, itu kan jadi membingungkan, atau cenderung dianggap untuk menakut-nakuti masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya, Ekonom Faisal Basri mengatakan bahwa utang Indonesia naik 69% dari Rp2.605 triliun pada 2014 menjadi Rp4.418 triliun di 2018. Selain bertambahnya nominal utang, dia mengkritisi betambahnya beban pembayaran bunga utang terhadap APBN. Hal ini menurutnya membuat ekonomi Indonesia tertekan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Raih Utang...
Sri Mulyani Raih Utang Rp224 Triliun untuk Antisipasi Suku Bunga
Utang Pemerintah Disebut...
Utang Pemerintah Disebut Rp17.500 Triliun, Stafsus Sri Mulyani: Menyesatkan!
Utang Indonesia Disorot,...
Utang Indonesia Disorot, Sri Mulyani Malah Senang
Sri Mulyani: Utang RI...
Sri Mulyani: Utang RI Lebih Terkendali Dibandingkan Negara Lain
Tenang, Menkeu Bilang...
Tenang, Menkeu Bilang Rasio Utang Kita Masih Rendah
Utang Naik Rp693,9 Triliun,...
Utang Naik Rp693,9 Triliun, Menkeu: Untuk Biaya Pemulihan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
4 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
4 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
6 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
6 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
7 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
8 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved