OJK: Jumlah Bank Tak Bisa Dipatok, Jika Sakit Cari Partner

Selasa, 29 Januari 2019 - 13:39 WIB
OJK: Jumlah Bank Tak...
OJK: Jumlah Bank Tak Bisa Dipatok, Jika Sakit Cari Partner
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, jumlah bank di Indonesia tidak bisa dipatok karena sangat bergantung pada pasar (market base). Hal ini terkait dengan aturan terkait kepemilikan tunggal atau Single Presence Policy (SPP) Perbankan di Indonesia yang diterbitkan dalam Peraturan OJK Nomor 39/POJK.03/2017.

“Minta kan boleh, tapi harus sesuai market base tidak bisa dipaksakan. Sesuatu kalau dipaksakan tidak bisa, harus market base prosesnya. Mau berapa pun kalau market base ada jumlah yang pas,” ujar Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Sambung dia menambahkan, pihaknya masih mengikuti permintaan pasar terkait jumlah bank sehingga tak bisa dipatok jumlah ideal perbankan di Indonesia. Wimboh menerangkan, bank yang layak dipertahankan hanya dalam kondisi baik.

Sebaliknya jika kondisi suatu bank itu tak layak sehingga wajib mencari partner. “Jangan berdebat jumlah, kan menjadi debat kusir. Kita ikuti saja market base yang ada, kalau memang layak hidup ya hidup, kalau sakit ya cari partner,” tandasnya.

Sebelumnya Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) menyambut baik peraturan OJK tersebut. Ketua Umum Perbanas, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, jumlah bank di Indonesia memang harus dikurangi. Menurutnya, jumlah bank yang ideal di kisaran 50 sampai dengan 70 bank.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Modal Naik Jadi Rp3...
Modal Naik Jadi Rp3 Triliun, Kesempatan Bank Besar Akuisisi Bank Kecil
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Perbankan Tingkatkan Daya Saing
OJK Beberkan Kriteria...
OJK Beberkan Kriteria Bank Jangkar Penyangga Likuiditas Perbankan
Bunga Perbankan Single...
Bunga Perbankan Single Digit Memang Sulit, Tapi Trennya Menurun
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved