Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan Kapal Bermuatan Balepress

Kamis, 31 Januari 2019 - 19:33 WIB
Bea Cukai dan TNI Gagalkan...
Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan Kapal Bermuatan Balepress
A A A
JAKARTA - Sinergi antara Bea Cukai dan TNI berhasil melakukan penindakan terhadap kapal bermuatan balepress (pakaian bekas) di pelabuhan Pemda Wanci. Kapal diawaki oleh 4 (empat) orang yang terdiri atas seorang nakhoda dengan inisial B serta 3 (tiga) orang ABK inisial H, D, dan I.

"Barang hasil penindakan berupa 677 (enam ratus tujuh puluh tujuh) balepress yang terdiri atas 292 (dua ratus sembilan puluh dua) bales pakaian bekas dan 385 (tiga ratus delapan puluh lima) bales sepatu bekas. Perkiraan nilai barang tersebut sebesar Rp1,5 miliar," bunyi pernyataan resmi Bea Cukai, Kamis (31/1/2019).

Selama proses pemeriksaan, kapal dan barang bukti dititipkan di Pangkalan TNI AL Kendari. Sedangkan, nakhoda serta ABK kapal diperiksa di Kantor Bea Cukai Kendari karena diduga telah melanggar UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada kapal yang membawa balepress dari Timor Leste. Minggu, 12 Januari 2019, Informasi diterima Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kanwil Sulawesi Bagian Selatan di Makassar dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan membentuk Tim Gabungan yang anggotanya terdiri dari Bea Cukai Kanwil Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Kendari.

"Kamis 17 Januari 2019 pukul 10.20 WITA tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pemantauan di beberapa titik yang ada di Kepulauan Wakatobi. Dari hasil pemantauan, tim mendapati kapal KLM Bumi Lestari yang diduga mengangkut balepress sedang berlabuh di Pelabuhan Pemda Wanci," jelasnya.

Mengingat keterbatasan jumlah personil dan mengurangi risiko gesekan dengan warga, tim gabungan meminta bantuan kepada Kodim 1413 Buton untuk mengamankan proses penindakan. Tim juga melakukan koordinasi dengan Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar dan Pangkalan TNI AL Kendari.

Siang hari sekitar pukul 14.00 WITA, kapal KLM Bumi Lestari beserta barang bukti ditarik dari Wanci ke Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Gabungan Bea Cukai Kanwil Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Kendari. Selama perjalanan menuju ke Kendari, tim mendapatkan bantuan pengamanan dari TNI AL Satuan Pos TNI Kab. Wakatobi dan Pengawalan oleh KAL Pulau Labengki milik Pangkalan TNI AL Kendari.

Sabtu, 19 januari 2019 dini hari sekitar pukul 01.30 WITA, kapal KLM Bumi Lestari baru tiba di Kendari, dikarenakan terkendala cuaca buruk dan gangguan mesin. Segera setelah kapal sandar, segera dilakukan pembongkaran dan pencacahan atas muatan kapal yang berlangsung sejak pukul 02.00 WITA hingga pukul 21.05 WITA.

Untuk pengamanan dan memperlancar proses pemeriksaan, kapal KLM Bumi Lestari disandarkan di dermaga Lanal Kendari. Saat ini penanganan atas perkara tersebut telah masuk dalam proses penyidikan dengan tersangka nakhoda berinisial B.

"Hingga hari ini, telah ditetapkan 1 (satu) orang tersangka terhitung mulai tanggal 20 januari 2019, dan sudah dititipkan di Rutan kelas IIA Kendari. Tersangka disangkakan melanggar pasal 102 UU no 17 tahun 2006 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun," paparnya.

Keberhasilan penindakan tersebut tidak lepas dari partisipasi, dukungan masyarakat, koordinasi serta sinergi yang telah terjalin baik antara seluruh Aparat Penegak Hukum di wilayah Sulawesi Tenggara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bea Cukai Batam Musnahkan...
Bea Cukai Batam Musnahkan 5.853 Ballpress Pakaian Bekas Impor
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Bea Cukai Ungkap Asal...
Bea Cukai Ungkap Asal Usul Ribuan Bal Pakaian Bekas yang Membanjiri Indonesia
Bea Cukai Tanjungpinang...
Bea Cukai Tanjungpinang Amankan 6 Koli Pakaian dan Sepatu Bekas Impor
Tak Asal Bakar, Begini...
Tak Asal Bakar, Begini Proses Pemusnahan Barang Bekas Ilegal Ribuan Bal
Bukan Dimusnahkan, Purbaya...
Bukan Dimusnahkan, Purbaya Kaji Daur Ulang Baju Bekas Impor Hasil Sitaan
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
13 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
54 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
12 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
12 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved