Harga Minyak Menguat Menjelang Pidato Kenegaraan Donald Trump

Rabu, 06 Februari 2019 - 11:38 WIB
Harga Minyak Menguat...
Harga Minyak Menguat Menjelang Pidato Kenegaraan Donald Trump
A A A
SYDNEY - Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan Rabu (6/2/2019) merespon jelang pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Melansir Reuters, harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) naik 8 sen menjadi USD53,74 per barel pada pukul 01:53 GMT, setelah Selasa lalu turun 1,7%.

Harga minyak mentah berjangka Brent International menguat 7 sen menjadi USD62,05 per barel, setelah ditutup turun 0,8 persen di sesi sebelumnya.

Kenaikan harga minyak ini seiring dengan fokus pedagang menjelang pidato kenegaraan Donald Trump. Analis pasar senior di bursa berjangka Oanda di Sydney, Australia, Alfonso Esparza, menilai jika kesepakatan AS dan China berhasil, maka perdagangan menjadi positif dan ini baik bagi harga minyak.

Sebaliknya, jika kesepakatan perdagangan AS dan China tidak berhasil, maka perdagangan global menjadi negatif untuk harga energi. Karena permintaan minyak akan lebih rendah bila pertumbuhan ekonomi global terus diturunkan.

Selain itu, kenaikan harga minyak selaras dengan sanksi AS terhadap Venezuela yang membantu memperketat pasokan. Dan ini ditambah dengan OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, yang terus memangkas produksi minyak demi menyeimbangkan pasokan.

Sementara, AS terus meningkatkan pasokan minyak mentah mereka, dengan meningkatkan produksi dan penyulingan. Data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 2,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 1 Februari, menjadi 448,2 juta barel. Ini lebih tinggi dari ekspektasi analis yang mengatakan 2,2 juta barel.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Tergantung...
Harga Minyak Dunia Tergantung Mood Trump! Naik-Turun Cuma Gara-gara Presiden AS Kurang Tidur
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Trump Dibuat Was-was...
Trump Dibuat Was-was Soal Selat Hormuz: Ancam Produsen Jaga Harga Minyak Tetap Rendah
Trump Ancam Blokade...
Trump Ancam Blokade Iran Berbulan-bulan, Harga Minyak Melonjak USD126 per Barel
Efek Tarif Trump, Harga...
Efek Tarif Trump, Harga Minyak Merosot ke USD65 Pertama Kalinya Sejak 2021
Menguak Transaksi Gelap...
Menguak Transaksi Gelap Minyak Rp9,7 Triliun Sebelum Tweet Trump Soal Iran
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved