Di Hadapan Pengusaha Perempuan, Amran Sebut Investasi Pertanian Makin Mudah

Rabu, 13 Februari 2019 - 20:34 WIB
Di Hadapan Pengusaha...
Di Hadapan Pengusaha Perempuan, Amran Sebut Investasi Pertanian Makin Mudah
A A A
BANDUNG - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi peran pengusaha perempuan dalam membangun perekonomian Indonesia. Dia berharap, perempuan Indonesia semakin banyak yang menjadi pengusaha.

"Ada 49% perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia," kata Amran pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-44 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) di Festival Citylink, Kota Bandung, Rabu (13/2/2019).

Dalam acara tersebut, Amran berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25.000 pohon, benih jagung untuk 72 hektar, domba dan kambing sebanyak 500 ekor, dan 5.000 ekor bibit ayam kampung atau Day of Chicken (DoC).

"Bantuan ini bisa lebih, bahkan bisa dua kali lipat sesuai dengan kebutuhan. Kami buka akses bantuan gratis untuk Iwapi ke Direktorat Jenderal Hortikultura, Tanaman Pangan, dan Peternakan," kata Amran.

Amran menyampaikan bahwa pengusaha bidang pertanian saat ini semakin dipermudah. Terbukti investasi dan ekspor yang jadi kunci pembangunan pertanian Indonesia semakin bergairah. Kementan mencatat berhasil meningkatkan Investasi dari Rp29,3 triliun di 2013 menjadi Rp61,6 triliun atau meningkat 110%.

Demikian juga dengan tren ekspor pertanian secara nasional yang nilainya meningkat 29,7%, dari Rp384,9 triliun di 2016 menjadi Rp499,3 triliun pada tahun 2018.

"Selain penyederhanaan regulasi, amanat presiden juga meminta penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika dulu izin investasi bisa memakan waktu 3 tahun, sekarang surat-surat untuk izin investasi hanya butuh 3 jam," terang Amran.

Dihadapan para pengusaha perempuan tersebut, Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan. BPS mencatat inflasi pangan pada 2013 11,71%, turun menjadi 1,26% di tahun 2017. Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik: Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Resmi Jadi Anggota Dewan Konsultasi DPP IWAPI
Nurhaeni Titip 4 Pesan...
Nurhaeni Titip 4 Pesan Demi Kemajuan Iwapi Palopo
Pengurus DPP Iwapi 2021-2026...
Pengurus DPP Iwapi 2021-2026 Resmi Dikukuhkan, Siap Berlari Mengejar Kemajuan Teknologi
Kembangan Pengusaha...
Kembangan Pengusaha Wanita di Indonesia, Intip 3 Program Unggulan Iwapi
Perempuan Pengusaha...
Perempuan Pengusaha Asal Indonesia Suarakan Kesetaraan Gender Ekonomi di Jepang dan Rusia
Wanita Pengusaha Jadi...
Wanita Pengusaha Jadi Agen Perubahan, Ketua DPP IWAPI: Semangat Ibu-ibu Luar Biasa
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
6 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
6 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
7 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
7 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
7 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved