Akui Ada Mafia Pangan, Amran Sebut Ratusan Telah Diproses Hukum

Rabu, 13 Februari 2019 - 21:37 WIB
Akui Ada Mafia Pangan,...
Akui Ada Mafia Pangan, Amran Sebut Ratusan Telah Diproses Hukum
A A A
BANDUNG - Fluktuasi harga pangan di Indonesia diakui banyak dimanipulasi oleh mafia pangan. Hingga kini, pemerintah telah memproses hukum ratusan orang yang diduga mafia pangan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengakui keberadaan mafia pangan di Indonesia. Mereka turut andil dalam menentukan harga dan memainkan suplai atau pasokan pangan ke masyarakat.

Namun dia bersyukur, mafia pangan mulai ditindak tegas oleh aparat berwenang. "Ada 782 kasus yang sedang proses hukum. Itu menunjukkan bahwa ada mafia pangan," kata Amran di Bandung, Rabu (13/2/2019).

Dari ratusan orang yang diduga mafia pangan yang sedang diproses hukum, kata dia, puluhan lainnya telah menjadi tersangka.

Komitmen untuk memberantas mafia pangan, kata dia, merupakan komitmen pemerintah dalam menekan harga di pasaran. Gejolak harga sebesar apapun, akan berpengaruh terhadap inflasi. Dia pun mencontohkan saat ini harga komoditas lebih stabil.

Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan. BPS mencatat inflasi pangan pada 2013 sebesar 11,71%, turun menjadi 1,26% di tahun 2017. Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik: Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hadapi Krisis Pangan,...
Hadapi Krisis Pangan, NKV: Tema Hari Pangan Sedunia Jangan Jadi Jargon Semata
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Jaga Ketersediaan Pangan,...
Jaga Ketersediaan Pangan, Penyuluh dan Petani Bantaeng Lakukan Percepatan Tanam
Kepala BPPSDM Kementan...
Kepala BPPSDM Kementan Ajak Jaga Ketahanan Pangan dengan Percepatan Tanam
Pastikan Pangan Tetap...
Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
2 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved